PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN AGENCY COST TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial dan agency cost terhadap financial distress pada perusahaan yang termasuk dalam indeks Sri Kehati di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan total sampel sebanyak 9 perusahaan, sehingga diperoleh 36 data observasi. Data dianalisis menggunakan model regresi data panel dengan bantuan software Eviews 13. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemilikan manajerial dan agency cost, sedangkan variabel dependen adalah financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Namun secara simultan, kepemilikan manajerial dan agency cost berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan struktur kepemilikan dan pengendalian biaya keagenan penting untuk menghindari kondisi distress keuangan dalam perusahaan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Kata kunci: Kepemilikan Manajerial; Agency Cost; Financial Distress;
