PENGARUH VOLATILITAS ARUS KAS, VOLATILITAS PENJUALAN DAN BESARAN AKRUAL TERHADAP PERSISTENSI LABA (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Makanan Dan Minuman Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019 - 2022)
Abstract
Persistensi laba merupakan salah satu alat ukur kualitas laba dimana laba yang berkualitas dapat menunjukkan kesinambungan laba, sehingga laba yang persisten cenderung stabil atau tidak berfluktuasi di setiap periode. Faktor yang mempengaruhi persisitensi laba diantaranya volatilitas arus kas, volatilitas penjualan serta besaran akrual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh volatilitas arus kas, besaran akrual, dan volatilitas penjualan terhadap persistensi laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022 dan melakukan IPO sampai Tahun 2019. Total sampel adalah 95 perusahaan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda dan pengujian hipotesis menggunakan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Volatilitas arus kas, volatilitas penjualan, dan besaran akrual secara bersama-sama secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba, volatilitas arus kas dan volatilitas penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba, sedangkan besaran akrual berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba.
Kata Kunci: Volatilitas arus kas; volatilitas penjualan; besaran akrual; Persistensi Laba;
