PENGARUH INTENSITAS ASET TETAP, STRUKTUR MODAL, DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PERENCANAAN PAJAK PADA PERUSAHAA SEKTOR INDUSTRI
Abstract
Abstract
Experiencing an increase in sales will automatically undertake aggressive tax planning strategies. In some cases, companies focus more on business expansion and increasing market share than on optimizing tax efficiency. Empirical phenomena show that companies in the basic industry and chemical sector in Indonesia have interesting characteristics for research regarding tax planning. Based on financial reports published on the Indonesia Stock Exchange (IDX), there are variations in the Effective Tax Rate (ETR) among companies in the same sector. This difference indicates a difference in the strategies and effectiveness of tax planning carried out by each company. Furthermore, fluctuations in financial performance, differences in asset investment policies, and changes in funding structure are factors that also influence corporate tax policy. Based on the description above, this research is conducted to analyze and test the influence of fixed asset intensity, capital structure, and sales growth on tax planning in basic industry and chemical sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study is expected to provide empirical contributions to understanding how a company's investment and funding policies play a role in optimizing tax efficiency, and to serve as a consideration for management and stakeholders in strategic financial decision-making.
Keywords: Tax Planning; Effective Tax Rate (ETR); Fixed Asset Intensity; Capital Structure
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas aset tetap, struktur modal, dan pertumbuhan penjualan terhadap perencanaan pajak pada perusahaan sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perencanaan pajak merupakan salah satu strategi penting dalam manajemen keuangan perusahaan untuk meminimalkan beban pajak tanpa melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Faktor-faktor seperti intensitas aset tetap, struktur modal, dan pertumbuhan penjualan diduga memiliki peranan signifikan dalam menentukan tingkat agresivitas perencanaan pajak suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik purposive sampling dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor industri dasar dan kimia selama periode 2019–2023. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah perencanaan pajak yang diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan variabel independennya meliputi intensitas aset tetap (Fixed Asset Intensity), struktur modal (Debt to Equity Ratio), dan pertumbuhan penjualan (Sales Growth). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang telah diaudit dan dipublikasikan oleh BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas aset tetap berpengaruh negatif signifikan terhadap perencanaan pajak, yang berarti semakin tinggi proporsi aset tetap, maka tingkat ETR semakin rendah karena perusahaan dapat memanfaatkan beban penyusutan sebagai pengurang pajak. Struktur modal berpengaruh negatif signifikan terhadap perencanaan pajak, menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat utang, semakin rendah beban pajak yang ditanggung akibat adanya manfaat pajak dari bunga pinjaman (tax shield). Sementara itu, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap perencanaan pajak, mengindikasikan bahwa peningkatan penjualan tidak selalu diikuti dengan optimalisasi strategi perencanaan pajak. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap perencanaan pajak, yang menandakan bahwa kebijakan investasi, pendanaan, dan kinerja penjualan bersama-sama menentukan efektivitas strategi pajak perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan dalam merancang strategi perencanaan pajak yang efisien serta menjadi referensi bagi investor dan pembuat kebijakan dalam memahami perilaku penghindaran pajak di sektor industri dasar dan kimia di Indonesia.
Kata Kunci: Perencanaan Pajak; Tarif Pajak Efektif (ETR); Intensitas Aset Tetap; Struktur Modal
