PENGARUH KOMPLEKSITAS OPERASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT DELAY

Authors

  • Alin Vellys Setiani Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang
  • Bagas Adi Saputra Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang
  • Desti Udiani Sapitri Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang
  • Fidyah Rahma Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang
  • Novryanti Novryanti Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang

Abstract

Abstract

This study aims to analyze and examine the impact of Operational Complexity and Company Size on audit delays. The primary focus of this study is the phenomenon of audit delays occurring in issuers included in the LQ45 index on the Indonesia Stock Exchange, given the importance of timely financial report submissions to support investor decisions. The methodology used in this study is quantitative, utilizing secondary data in the form of annual financial reports from 2017 to 2021. The target population is companies included in the LQ45 index, collected through purposive sampling techniques, resulting in 100 observational data. To analyze the data, a regression was conducted using panel data. The findings of this study indicate that individually, Operational Complexity (as measured by the number of subsidiaries) has a significant positive effect on audit delays, indicating that the more complex a company's operations, the longer the audit time required. On the other hand, Company Size does not show a significant effect on audit delays. However, when viewed overall, both Operational Complexity and Company Size are proven to have a significant effect on Audit Delay.

 

Keywords : Audit Delay, Operational Complexity, Company Size, Timeliness.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menguji dampak dari Kompleksitas Operasi dan Ukuran Perusahaan terhadap keterlambatan dalam proses audit. Fokus utama penelitian ini adalah fenomena keterlambatan audit yang terjadi pada emiten yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia, mengingat betapa pentingnya ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan untuk mendukung keputusan para investor. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari tahun 2017 sampai 2021. Populasi yang menjadi sasaran adalah perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ45, yang dihimpun melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 100 data observasi. Untuk menganalisis data, dilakukan regresi menggunakan data panel. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara individual, Kompleksitas Operasi (yang diukur melalui jumlah anak perusahaan) memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keterlambatan audit, yang menunjukkan bahwa semakin kompleks operasi suatu perusahaan, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk audit. Di sisi lain, Ukuran Perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keterlambatan audit. Namun, ketika dilihat secara keseluruhan, baik Kompleksitas Operasi maupun Ukuran Perusahaan terbukti berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay.

Kata Kunci: Audit delay, Kompleksitas Operasi, Ukuran Perusahaan, Ketepatwaktuan.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles