PENGARUH FINANCIAL SLACK DAN FIRM SIZE TERHADAP CARBON EMISSION DISCLOSURE

Authors

  • Aulia Tiffanie Azzreal Syah Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang
  • Keisha Zaimatun Najmah Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang
  • Nur Handayani Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang

Abstract

Abstract

 

This study aims to analyze the effect of financial slack and firm size on carbon emission disclosure (CED) in consumer non-cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020–2024 period. The background of this research stems from the growing awareness of climate change issues and the increasing demand for environmental transparency in corporate reporting. Using a quantitative approach with a causal research design, this study examines secondary data obtained from annual and sustainability reports published by companies during the observation period. Financial slack is measured by the current ratio, while firm size is measured by the natural logarithm of total assets. The dependent variable, carbon emission disclosure, is measured using the CED Index developed by Choi et al. (2013), which consists of 18 disclosure items. The results show that financial slack has no significant effect on carbon emission disclosure, while firm size has a positive and significant effect. These findings indicate that larger companies tend to disclose more information about their carbon emissions due to higher public and regulatory pressure, while financial flexibility alone does not determine environmental transparency. This research contributes to the development of environmental accounting literature and provides practical implications for company management, investors, and regulators to strengthen sustainability reporting practices in Indonesia.

Keywords: financial slack; firm size; carbon emission disclosure; stakeholder theory; legitimacy theory

 

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial slack dan firm size terhadap carbon emission disclosure (CED) pada perusahaan consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya kesadaran terhadap isu perubahan iklim dan kebutuhan transparansi lingkungan dalam laporan keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian kausalitas, dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan selama periode pengamatan. Variabel financial slack diukur menggunakan current ratio, sedangkan firm size diukur dengan logaritma natural total aset. Variabel dependen carbon emission disclosure diukur dengan Indeks CED yang dikembangkan oleh Choi et al. (2013) dengan 18 item pengungkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial slack tidak berpengaruh signifikan terhadap carbon emission disclosure, sedangkan firm size berpengaruh positif dan signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan ukuran yang lebih besar cenderung memiliki tekanan publik dan regulasi yang lebih tinggi untuk mengungkapkan informasi emisi karbon, sedangkan fleksibilitas keuangan tidak menjadi faktor utama dalam transparansi lingkungan. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan literatur akuntansi lingkungan dan memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan, investor, serta regulator dalam meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan di Indonesia.

Kata Kunci: financial slack; carbon emission disclosure; firm size; stakeholder theory; legimaty theory

 

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles