Adaptive Governance di Provinsi Banten
DOI:
https://doi.org/10.32493/jurnalpkn.v13i1.58707Keywords:
Adaptive Governance, Pembelajaran Kelembagaan, Kolaborasi KebijakanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi adaptive governance di Provinsi Banten dalam konteks desentralisasi yang asimetris dan ketimpangan kapasitas pembangunan antar wilayah. Perbedaan kapasitas fiskal antar kabupaten/kota berpotensi menimbulkan fragmentasi respons kebijakan dalam pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan 12 informan kunci yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, DPRD, akademisi, dan tokoh masyarakat, serta dilengkapi dengan observasi terbatas dan analisis dokumen kebijakan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptive governance di Provinsi Banten berkembang melalui tiga mekanisme utama, yaitu pembelajaran kelembagaan, kolaborasi lintas aktor, dan inovasi birokrasi berbasis digital. Pembelajaran kolektif melalui forum koordinasi kebijakan berperan dalam mengurangi fragmentasi respons kebijakan antar wilayah. Kolaborasi multi aktor memperkuat koordinasi lintas tingkat pemerintahan, sementara transformasi digital mendukung integrasi data pembangunan dan transparansi kebijakan. Penelitian ini menegaskan bahwa dalam sistem desentralisasi yang memiliki ketimpangan kapasitas antar wilayah, penguatan pembelajaran kolektif dan kolaborasi kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kapasitas adaptif pemerintahan daerah.
References
Argyris, C., & Schön, D. A. (1996). Organizational learning II: Theory, method, and practice. Reading, MA: Addison-Wesley.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Chaffin, B. C., Gosnell, H., & Cosens, B. A. (2014). A decade of adaptive governance scholarship: Synthesis and future directions. Ecology and Society, 19(3), 56. https://doi.org/10.5751/ES-06824-190356
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Folke, C., Hahn, T., Olsson, P., & Norberg, J. (2005). Adaptive governance of social-ecological systems. Annual Review of Environment and Resources, 30, 441–473. https://doi.org/10.1146/annurev.energy.30.050504.144511
Folke, C., Polasky, S., Rockström, J., Galaz, V., Westley, F., Lamont, M., … Walker, B. (2021). Our future in the Anthropocene biosphere. Ambio, 50, 834–869. https://doi.org/10.1007/s13280-021-01544-8
Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How many interviews are enough? An experiment with data saturation and variability. Field Methods, 18(1), 59–82. https://doi.org/10.1177/1525822X05279903
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
North, D. C. (1990). Institutions, institutional change and economic performance. Cambridge: Cambridge University Press.
Olsson, P., Folke, C., & Berkes, F. (2006). Adaptive co-management for building resilience in social-ecological systems. Environmental Management, 34(1), 75–90. https://doi.org/10.1007/s00267-003-0101-7
Ostrom, E. (2010). Polycentric systems for coping with collective action and global environmental change. Global Environmental Change, 20(4), 550–557. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2010.07.004
Stake, R. E. (2006). Multiple case study analysis. New York, NY: Guilford Press.
Thiel, A., Schlüter, M., & Hinkel, J. (2023). Co-evolutionary governance in social-ecological systems. Ecology and Society, 28(1), 12. https://doi.org/10.5751/ES-13721-280112
Udechukwu, O., Opeke, R., & Obrik-Uloho, R. (2025). Digital transformation and ethical dilemmas in public governance. Public Administration Review, 85(1), 45–59.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Toni Anwar Mahmud, Muhammad Asmawi, Aryanti Dwi Untari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










