Kewarganegaraan Ekologis Berbasis Pancasila
Dari Ecological Behavior Menuju Constitutional Ecological Agency
DOI:
https://doi.org/10.32493/jurnalpkn.v13i2.64506Keywords:
Green Constitutional Citizenship, Green Constitution, Ecological citizenshipAbstract
Krisis ekologis dan perubahan iklim menuntut perluasan makna kewarganegaraan dari hubungan warga negara dengan negara menuju relasi konstitusional warga negara dengan lingkungan hidup dan generasi mendatang. Di Indonesia, perluasan tersebut memiliki basis normatif dalam Pancasila, Pasal 28H ayat (1), serta Pasal 33 ayat (4) UUD NRI Tahun 1945 yang menempatkan keberlanjutan dan wawasan lingkungan sebagai prinsip penyelenggaraan perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan membangun konsep Green Constitutional Citizenship berbasis Pancasila sebagai konstruksi teoritis yang menghubungkan nilai Pancasila, konstitusionalisme lingkungan, hak dan kewajiban warga negara, serta partisipasi ekologis. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan Conceptual Approach, Statute Approach, dan Philosophical Approach. Bahan hukum dianalisis secara preskriptif melalui interpretasi sistematis, konseptual, dan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi kewarganegaraan ekologis yang ada cenderung hanya berkembang di ranah pendidikan dan perilaku lingkungan, sementara dimensi konstitusionalnya belum dirumuskan secara utuh. Penelitian ini berupaya menawarkan model Green Constitutional Citizenship yang bertumpu pada empat dimensi: kesadaran konstitusional ekologis, hak dan kewajiban ekologis, partisipasi dalam tata kelola lingkungan, dan tanggung jawab antargenerasi. Hasil penelitian ini menyatakan harus ada upaya terjadinya pergeseran dari ecological behavior menuju green constitutional agency, dimana perubahan cara pandang dari sekedar tindakan ramah lingkungan yang bersifat individual-moral menjadi pengakuan hak dan kapasitas hukum ekosistem. Pancasila berfungsi sebagai fondasi etik-filosofis, sedangkan Pasal 33 ayat (4) berfungsi sebagai norma konstitusional yang mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam kehidupan ekonomi dan kewarganegaraan. Konsep ini dapat menjadi basis pengembangan PPKn, literasi hukum lingkungan, dan partisipasi publik dalam pembangunan berkelanjutan.
References
2009, L. N. R. N. 140 T. (2009). Undang-Undang No 32 tahun 2009.
Amin, M., Dewi, E. P., Islam, P. A., Agama, I., Rokan, I., Pertanian, T., Mataram, U., & Barat, N. T. (2026). Konseptualisasi Ecological Citizenship Berbasis Sila Pertama Pancasila dalam Hukum Tata Lingkungan Indonesia. 5, 11–19.
Asa, A. I., & Syamsuddin, M. M. (2025). REKONTRUKSI MAKNA PANCASILA DALAM KONTEKS SUMBER TERTIB HUKUM ( TINJAUAN FILSAFAT HUKUM ). 12(01), 59–77.
Asdami, E. A., Reflis, R., Utama, S. P., & Ekasari, Y. (2024). Korelasi Antara Etika Lingkungan Dan Perilaku Masyarakat Dalam Pelestarian Lingkungan : Tinjauan Literatur. 1(2).
Asshiddiqie, J. (2010). Green Constitution: Nuansa Hijau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Astuti, R. (2019). Keadilan Inter-generasi , Malapetaka Lingkungan , dan Pemuda di Era Antroposen. 8, 167–173.
Atas, H., & Hidup, L. (2026). Jurnal Hukum Legalita Ecological Welfare State : Rekonstruksi Tanggung Jawab Negara. 8.
Constitution, G., Constitution, G., Constitution, G., Constitution, G., & Constitution, G. (2018). Implementasi Green Constitution di Indonesia : Jaminan Hak Konstitusional Pembangunan Lingkungan Hidup Berkelanjutan Implementation of Green Constitution in Indonesia : Guarantees of Constitutional Rights of Sustainable. 15.
Dicky Eko Prasetio. (2023). Pancasila sebagai Pengembangan Moral Virtual dalam Perspektif Living Ideology. PANCASILA: Jurnal Keindonesiaan, 3(2).
Dikdik Baehaqi Arif. (2017). Pengembangan Kebajikan Kewargaan (Civic Virtue) dalam Masyarakat Multikultural Indonesia: Peran Pendidikan Kewarganegaraan. Journal Civics and Social Studies, 1(42), 1–143.
Fatah Hidayatullah. (2025). MENGGUGAT ANTROPOSENTRISME HUKUM: KRITIK ETIKA LINGKUNGAN TERHADAP KONSEP HAK ATAS LINGKUNGAN DALAM KAPITALISME GLOBAL. J U R N A L M I M B A R H U K U M, 37(2), 405–449.
Fauzan, M. P. N. (2021). MENINJAU ULANG GAGASAN GREEN CONSTITUTION : MENGUNGKAP MISKONSEPSI DAN KRITIK REVIEWING THE IDEA OF GREEN CONSTITUTION : UNCOVERING perlindungan lingkungan hidup . Beberapa ahli menyoroti bahwa penerapan konsep green constitution perubahan iklim , kebakar. LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria Departemen Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria, Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, 1, 1–21.
Fitriah Artina, M. A. (2024). Pendekatan Pedagogic dan Skema Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mempromosikan Kewarganegaraan Ekologi. 1.
Halverson, L. R., Tucker, E., Smith, G. H., Halverson, L. R., Tucker, E., Smith, G. H., Civics, T., Halverson, L. R., Tucker, E., Smith, G. H., Jefferson, T., & Madison, J. (2025). Teaching Civics : An Overview of Instructional Strategies Using Primary Sources , Role-Play and Simulations , and Academic Service Learning for Teaching Civic Knowledge , Skills , and Dispositions Teaching Civics : An Overview of Instructional Strategies Using Primary Sources , Role-Play and Simulations , and Academic Service Learning for Teaching Civic Knowledge , Skills , and Dispositions. The Social Studies, 116(4), 211–231. https://doi.org/10.1080/00377996.2024.2379908
https://www.jejakin.com/id/blog/the-impact-of-climate-change-on-the-economy. (n.d.). Dampak Perubahan Iklim terhadap Ekonomi_ Siapa Paling Rugi_. https://www.jejakin.com/id. https://www.jejakin.com/id/blog/the-impact-of-climate-change-on-the-economy
I Nengah Agus Tripayana, F. A. (2026). ECOLOGICAL NORM CITIZENSHIP: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TENTANG NORMA KEWARGANEGARAAN EKOLOGIS TAHUN 2019–2025. 13(1), 225–235.
Issue, V., & Nalle, V. I. W. (2018). Hasanuddin LawReview. 4(1), 1–14. https://doi.org/10.20956/halrev.v4i1.1316
Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Penerbit Buku Kompas.
Komalasari, K. (2010). Pembelajaran kontekstual konsep dan aplikasi. Bandung: Refika Aditama.
Mali, E. L., & SH, M. H. (2026). BUKU AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Goresan Pena.
Mattijssen, T. J. M., Buijs, A. A. E., Elands, B. H. M., & Arts, B. J. M. (n.d.). The Transformative Potential of Active Citizenship : Understanding Changes in Local Governance Practices.
Mattijssen, T. J. M., Buijs, A. A. E., Elands, B. H. M., Arts, B. J. M., van Dam, R. I., & Donders, J. L. M. (2019). The transformative potential of active citizenship: Understanding changes in local governance practices. Sustainability, 11(20), 5781.
Melisa, Muhammad Ichsan, F. N. (2025). Ecological citizenship : INTERNALISASI ECOLOGICAL CITIZENSHIP: SEBUAH TINJAUAN KOMPARATIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, 10.
Muthmainnah, L. (2020). Kapitalisme , Krisis Ekologi , dan Keadilan Intergenerasi : Analisis Kritis atas Problem Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia ( Capitalism , Ecological Crises , and Inter-Generational Justice : Critical Analysis on the Environmental Management Problems in Indonesia ). 20(1), 57–69. https://doi.org/10.20473/mozaik.v20i1.15754
Noventari, W., Maulana, B., Anggraheni, S. F., & Ibrahim, M. H. (2025). From Engagement to Empowerment : Transformative Ecological Citizenship among the Tengger Indigenous Community through Tri Hita Karana Local Wisdom. 4, 909–922. https://doi.org/10.46843/jpm.v4i4.539
Prasetianingsih, R., & Ar-rahman, M. N. (2025). MEMBERIKAN ARAH KEBIJAKAN YANG TEPAT BAGI MITIGASI DAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA ? 355–369.
Pudjiastuti, S. R., Hardianto, L., Education, C., & Education, C. (2022). Ecological Citizenship Based on Green Constitution through Environmental Education. 132–140.
Resources, N., & Tenggara, N. (2026). Krisis Ekologi dan Kritik terhadap Paradigma Antroposentris dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Nusa Tenggara Barat Ecological Crisis and Critique of the Anthropocentric Paradigm in the Utilization of.
Santoso, B. (2023). Filsafat Kesadaran Manusia.
Silvia Rahmelia, Nurizka, R. (2026). Penguatan Civic Disposition Melalui Praktik Pedagogik Partisipatif : Analisis Literatur Dalam Silvia Rahmelia Chris Apandie. 14, 186–196.
Sunarto Amus; Sukmawati a. (2025). Integrasi Nilai Green-Constitution Melalui pendekatan Deep Learning. 10(2), 946–955.
Syahri, M., Wibowo, A. P., Pratiwi, A. D. M., & Tinus, A. (2022). Ecological education: Concrete efforts in applying the concept of ecological citizenship in Malang. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(2), 278–287.
Tripayana, I. N. A., Artina, F., & Santika, I. W. E. (2025). Analisis Prinsip Green Constitution Pada Awig-Awig dalam Pembentukan Civic Virtue dan Ecological Citizenship. 10, 561–567.
Usmi, R., & Murdiono, M. (2021). Ecological citizenship in the textbook of Pancasila and Civic Education subjects at secondary level school. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(2), 242–256.
Yang, B., Dan, C., Salsabila, P. A., Utari, W. G., Maziya, R., & Huurul, N. (2025). Pendidikan Kewarganegaraan : Pilar Utama Dalam Membangun. 2(1).
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alamsyah Basri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










