PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN MANAJERIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN
Abstract
Rendahnya kinerja keuangan sejumlah perusahaan di Indonesia tidak lepas dari ketidakstabilan ekonomi makro dan lemahnya tata kelola perusahaan. Salah satu aspek penting dalam tata kelola adalah struktur kepemilikan, baik institusional maupun manajerial, yang diyakini dapat memengaruhi kinerja perusahaan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemilikan institusional dan manajerial terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui telaah terhadap tiga jurnal terakreditasi SINTA. Hasilnya menunjukkan bahwa dampak struktur kepemilikan bersifat tidak konsisten antar sektor industri. Pada sektor keuangan, kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan kepemilikan institusional tidak signifikan. Sebaliknya, di sektor makanan dan minuman, kepemilikan institusional berpengaruh positif, namun kepemilikan manajerial tidak berpengaruh. Sementara pada sektor manufaktur non-siklikal, keduanya tidak berpengaruh signifikan. Perbedaan ini dipengaruhi oleh karakteristik industri, struktur organisasi, mekanisme tata kelola, motivasi kepemilikan, serta tekanan eksternal yang dihadapi masing-masing perusahaan.
Kata Kunci: kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kinerja keuangan.