Eufemisme untuk Menghaluskan Kata pada Judul Artikel Daring IDN Times Kategori Kesehatan
Kajian Semantik
DOI:
https://doi.org/10.32493/sasindo.v13i2.92-100Keywords:
IDN Times, Semantik, Eufemisme, Judul Berita, KesehatanAbstract
Tulisan ini membahas penggunaan eufemisme dalam judul artikel berita daring IDN Times kategori kesehatan. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk, makna, serta fungsi eufemisme yang digunakan untuk menyampaikan informasi terkait isu kesehatan dengan cara yang lebih halus, sopan, dan dapat diterima masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan analisis hubung banding memperbedakan. Data penelitian berupa 29 judul artikel berita daring pada bulan Oktober 2024 yang terindikasi mengandung eufemisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eufemisme dalam judul berita diklasifikasikan ke dalam beberapa golongan, seperti referensi benda, bagian tubuh, penyakit, aktivitas, hingga peristiwa. Bentuk eufemisme ditemukan dalam wujud kata, frasa, maupun akronim. Dari segi fungsi, eufemisme berperan sebagai alat penghalusan ucapan, penyamaran makna, serta upaya merahasiakan sesuatu yang dianggap tabu atau vulgar. Temuan ini menegaskan bahwa eufemisme bukan hanya berfungsi sebagai strategi kebahasaan untuk menjaga kesantunan, tetapi juga sebagai sarana membentuk persepsi publik dalam wacana kesehatan di media daring.
References
Ahmad Fauzi, et al. (2022). Penggunaan Eufemisme dalam Berita Kesehatan COVID-19 di Media Massa Indonesia.
Aminuddin. (2008). Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna.
Andi Wijaya, et al. (2022). Penggunaan Eufemisme dalam Iklan Komersial Televisi Indonesia.
Azaky, A., Hari Mulya, O., & Basataka, J. (2024). EUFEMISME DALAM PIDATO SOEKARNO PADA HARI KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA (Vol. 7, Issue 2).
Burridge, K. (2012). Euphemism and Language Change: The Sixth and Seventh Ages. Lexis, 7. https://doi.org/10.4000/lexis.355
Butar, M. T. (2016). Bahasa dan Sastra: Sebuah Pengantar.
Campos-Delgado, A. (2024). Euphemistic Rhetoric and Dysphemistic Practices: Governing Migration in Mexico. Geopolitics, 29(1), 64–89. https://doi.org/10.1080/14650045.2023.2185513
Ceriani Cernadas, P. (2016). Bahasa sebagai alat kebijakan migrasi.
Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. PT RINEKA CIPTA.
Chen, X. (2022). Taboo Language in Non-Professional Subtitling on Bilibili.com: A Corpus-Based Study. Languages, 7(2). https://doi.org/10.3390/languages7020138
Dewi Sartika. (2023). Dinamika Eufemisme dan Disefemisme dalam Bahasa Gaul Remaja Urban Jakarta.
Grange, M. (2013). Layar Asap: Adakah Korelasi antara Eufemisme Migrasi dan Bahasa Detensi. Makalah Kerja 5. Proyek Detensi Global. Jenewa.
Hughes, G. (2006). An Encyclopedia of Swearing: The Social History of Oaths, Profanity, Foul Language, and Ethnic Slurs in the English-Speaking World. New York: M.E. Sharpe.
Juli, edisi, Ul Jannah, N., Yulida Ashriyani, R., & Jafar, S. (n.d.). LISDAYA: jurnal linguistik (terapan), sastra, dan budaya EUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM KOMENTAR NETIZEN DI AKUN INSTAGRAM @ROSAMELDIANTI.
Keraf, G. (1991). Diksi dan Gaya Bahasa. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Negeri Yogyakarta, U., Purbaya, R., & Wahyudin, A. (2019). PEMAKAIAN EUFEMISME DALAM WACANA BERITA PADA AKUN INSTAGRAM DETIKCOM THE USES OF EUPHEMISM IN NEWS DISCOURSE OF DETIKCOM INSTAGRAM ACCOUNT. In E-Journal Student: Sastra Indonesia (Vol. 8, Issue 2).
Nurul Hidayah. (2021). Eufemisme dalam Novel Indonesia Kontemporer: Analisis Semantik dan Pragmatik.
Pateda, M. (2010). Dasar-Dasar Semantik.
Prof. Dr. Mahsun, M. S. (2017). Metode Penelitian Bahasa. PT RajaGrafindo Persada. www.rajagrafindo.co.id
Qorib, Z. F., & Mulawarman, W. G. (2018). PENGGUNAAN EUFEMISME PADA TAYANGAN BERITA KRIMINAL PATROLI DI INDOSIAR. In Jurnal Ilmu Budaya (Vol. 2, Issue 4).
Rina Patriana Chairiyati, et al. (2020). Analisis Eufemisme dalam Bahasa Indonesia: Kajian Pragmatik pada Media Sosial.
Siti Aisyah. (2021). Eufemisme dalam Bahasa Jawa: Studi Kasus pada Pidato Politik.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta : Sanata Dharma University Press, 2015.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Sutarman. (2017). Tabu Bahasa dan Eufemisme (T. Nur ’ Aini, Ed.).
Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2010). Analisis wacana pragmatik: Kajian teori dan analisis. Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori Dan Analisis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.














