Dampak Pembelajaran Berbasis Karya Sastra: Analisis Penggunaan Novel 3726 MDPL dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA Hang Tuah 4 Surabaya

Authors

  • Dimas Saputra Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Rini Damayanti Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Keywords:

Pembelajaran Sastra, Novel 3726 MDPL, Literasi, Karakter, Bahasa Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan pembelajaran berbasis karya sastra melalui penggunaan novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari (2024) terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Kajian ini  didasarkan pada teori Apresiasi Sastra. Fokus pada tiga aspek utama, yaitu peningkatan minat baca, pengembangan kemampuan berpikir kritis, dan pembentukan karakter siswa melalui kegiatan apresiasi sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis hasil tugas siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan rincian sebagai berikut: Jumlah Partisipan: Penelitian melibatkan 30 siswa kelas XI dan 1 guru Bahasa Indonesia dari SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Durasi Penelitian: Penelitian dilakukan selama 2 bulan, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah temuan konkret, antara lain: Peningkatan Kemampuan Berbahasa: Data menunjukkan bahwa 75% siswa mengalami peningkatan dalam kemampuan membaca dan menulis setelah menggunakan novel 3726 MDPL. Melalui wawancara, banyak siswa melaporkan minat yang lebih besar terhadap sastra dan bahasa Indonesia, dengan contoh spesifik dari diskusi kelas yang menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang tema dan karakter dalam novel. Novel ini terbukti relevan dengan kurikulum Bahasa Indonesia yang ada, yang mendukung implementasi pembelajaran berbasis karya sastra.

References

Hidayah, N. (2020). Pendidikan karakter melalui pembelajaran sastra di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8(1), 45–53.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan implementasi di sekolah menengah atas. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Kurniasih, I., & Sani, B. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Lestari, D. (2020). Penggunaan novel sebagai media pembelajaran literasi di sekolah menengah. Jurnal Literasi dan Pendidikan, 3(2), 101–112.

Lestari, D., & Rahmanto, B. (2022). Integrasi novel dalam pembelajaran Bahasa Indonesia: Pendekatan literasi kritis di SMA. Jurnal Literasi dan Pembelajaran, 6(2), 110–122.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2019). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradana, A. (2021). Tantangan pembelajaran sastra di era digital. Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra, 5(3), 201–210.

Rahmanto, B. (2019). Pengajaran sastra di sekolah menengah. Yogyakarta: Kanisius.

Rosenblatt, L. M. (1995). Literature as exploration (5th ed.). New York, NY: Modern Language Association of America.

Sari, N. (2024). 3726 MDPL. Jakarta: Romancious.

Sari, R. (2023). Literasi sastra dan minat baca siswa SMA: Studi kasus di Surabaya. Jurnal Bahasa dan Seni, 11(2), 87–98.

Suryaman, M. (2020). Pembelajaran sastra berbasis karakter. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 15–25.

Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori kesusastraan Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Yuliani, N. (2021). Pembelajaran berpikir kritis melalui analisis karya sastra. Jurnal Pendidikan Humaniora, 9(4), 333–342.

Downloads

Published

26-12-2025

How to Cite

Saputra, D., & Damayanti, R. (2025). Dampak Pembelajaran Berbasis Karya Sastra: Analisis Penggunaan Novel 3726 MDPL dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Jurnal Sasindo UNPAM, 13(2), 23–31. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Sasindo/article/view/56405