Makna Konotatif Pengungkap Dinamika Psikologis dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
DOI:
https://doi.org/10.32493/sasindo.v14i1.76-84Keywords:
Makna Konotatif, Semantik Sastra, Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum MatiAbstract
Pemahaman makna konotatif dalam teks sastra sering kali tereduksi oleh kecenderungan pembaca yang menafsirkan narasi sebatas harfiah. Merespons hal tersebut, kajian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk satuan lingual sekaligus menjelaskan fungsi konotasi dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna. Melalui desain kualitatif deskriptif berpendekatan semantik, data dikumpulkan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil analisis mengungkap 129 temuan yang secara struktural didominasi oleh konstruksi frasa serta kalimat. Seluruh peranti bahasa tersebut berfungsi kuat merepresentasikan dinamika psikologis tokoh utama, mencakup proyeksi fase akumulasi depresi, manifestasi kesepian akut, jejak trauma masa kecil, hingga artikulasi pencarian eksistensi hidup. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa elemen konotatif beroperasi sebagai instrumen linguistik krusial untuk menarasikan alienasi sosial dan kerapuhan mental manusia modern. Implikasi teoretis dari telaah ini diharapkan mampu memperluas cakupan semantik sastra, khususnya pada pembedahan fiksi berdimensi psikologis.
References
Akhiruddin, A., Ashlah, L. N., Karman, A., Sehe, & Yusuf, A. B. 2024. Analisis Makna Konotasi pada Lirik Lagu “Tenang” oleh Yura Yunita. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(2): 78-85.
Ananda, S. T., & Widayati, S. 2025. Analisis Makna Konotatif pada Lirik Lagu Nadin Amizah dalam Album Untuk Dunia, Cinta dan Kotornya Sebagai Alternatif Bahan Ajar di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Griya Cendikia, 10(1): 219–227.
Anggraeni, Nia, Eka Nova Ali Vardani, & Dzarna. 2025. Ketidakadilan Gender terhadap Perempuan dalam Novel Hi, Serana Adreena Karya Gisela Orealine (Kajian Feminisme Eksistensialis Simone de Beauvoir). Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2): 191-205.
Billah, B. G. M., Al Anshory, A. M., & Degaf, A. 2023. Analisis Makna Denotasi dan Konotasi pada Penamaan Brand Makanan di Kota Malang. PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya, 18(1): 12-22.
Chaer, Abdul. 1994. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2003. Semantik. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2013. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Hayati, A. N., & Jadidah, N. N. 2022. Analisis Makna Denotatif dan Konotatif dalam Novel Dua Barista. PENEROKA: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Pembelajarannya, 2(1): 34-45.
Khrisna, Brian. 2026. Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Jakarta: Penerbit Kontemporer.
Leech, Geoffrey. 1978. Semantics. London: Penguin Books.
Moleong, Lexy J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukarromah, A., Fatmasari, R. K., & Ulfa, M. 2024. Analisis Makna dalam Novel Kami Bukan Generasi Bacot. JKP: Jurnal Kebahasaan dan Peradaban, 2(2): 112-125.
Mulyana, Slamet. 1964. Semantik. Jakarta: Djambatan.
Nurhayati. 2009. Semantik. Jakarta: Gramedia.
Nurpadillah, V. 2017. Wacana Kepemimpinan: Analisis Makna Konotasi dalam Teks Pidato Perdana Presiden Jokowi. JALABAHASA, 13(1). (Catatan: Tahun disesuaikan dari data registrasi jurnal aslinya, karena di Bab II proposal Anda sempat tertulis tahun 2024).
Oktaviani, D., & Kusumandari, R. 2019. Jenis Makna dalam Novel. Jurnal Ilmiah Kebahasaan, 7(2): 89-101.
Pateda, Mansoer. 2011. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.
Riandika, D., Silman, E., Syafira, G., & Robi’ah, S. 2024. Analisis Makna Konotasi dalam Lirik Lagu “Mental Pekerja”. Jurnal Bahasa dan Budaya, 3(1): 45-53.
Runa, G. A., Saragih, V. R., Silitonga, I. D. B., Sirait, J., & Siregar, J. 2025. Analisis Gaya Bahasa dan Nilai Didaktis dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Jurnal Basataka, 8(2).
Saputra, N. 2020. Ekranisasi Karya Sastra dan Pembelajarannya. Surabaya: CV Jakad Media Publishing.
Sari, N. 2017. Kekerasan Perempuan dalam Novel. Yogyakarta: CV. Budi Utama.
Setiawati, E., Rustianto, H., & Muhyidin, M. 2023. Struktur Kebahasaan Kias dalam Sastra Populer Kontemporer. Kajian Bahasa dan Sastra, 11(3): 201-214.
Simamora, E. P. 2026. Makna Konotatif Kata “Rumah” dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(2).
Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryandari, S. 2020. Eksplorasi Konseptual Makna Kebahasaan Berbasis Ragam Konteks Situasi. Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1): 25-36.
Verhaar, J. W. M. 2001. Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Wicaksono, A. 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.
Widayati, S. 2020. Buku Ajar Kajian Prosa Fiksi. Sulawesi Tenggara: LPPM Universitas Muhammadiyah Buton Press.
Yusti, A., & Prihandini, S. 2025. Pendekatan Teoretis Semantik pada Tanda Linguistik Kiasan Karya Fiksi. Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa, 23(1): 67-79.
Zuhairoh, U., & Febriani, I. 2022. Makna Denotasi dan Konotasi dalam Novel Orang-Orang Biasa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2): 143-155.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.














