Dinamika Interaksi Antarbudaya dalam Cerpen Pilihan Kompas Tahun 2015-2017
DOI:
https://doi.org/10.32493/sasindo.v14i1.59-65Keywords:
Globalisasi, Interaksi Budaya, Cerpen KompasAbstract
Globalisasi berimplikasi pada terciptanya keterbukaan sehingga lahir interaksi bahkan benturan-benturan kebudayaan, salah satunya antara budaya modern dan budaya lokal. Fenomena ini penting untuk diidentifikasi agar diketahui bentuk dan pola interaksi antarbudaya tersebut dalam konteks budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan objek kajian karya sastra, yaitu enam cerpen bertema lokalitas dalam buku Pilihan Cerpen Kompas tahun 2015-2017. Berdasarkan konsep resistensi, ambivalensi, dan hibriditas menurut Homi K. Bhabha diketahui bahwa budaya lokal dan modern saling berbenturan dan tidak selalu harmonis. Terkadang budaya lokal resisten karena budaya modern bersifat eksploitatif, mengubah tatanan, dan tidak toleran, terkadang juga ambivalen (kebingungan) sebab budaya modern menawarkan efisiensi dan prestisius, tetapi tidak kontekstual dan cenderung memaksa. Sementara itu, akan terjadi hibriditas jika budaya modern dan tradisional saling melengkapi dan tidak saling meniadakannya. Tokoh yang dinarasikan mampu mempertemukan dua budaya ini ialah anak muda yang sadar terhadap perkembangan zaman, berani, serta berpendidikan tinggi.
References
Alam, Bachtiar. 1998. “Globalisasi dan Perubahan Budaya: Perspektif Teori Kebudayaan”. Makalah untuk dipresentasikan pada Widyakarya Nasional “Antropologi dan Pembangunan,” 26-28 Agustus 1997, di Jakarta.
Aleida, dkk. 2017. Tanah Air: Cerpen Pilihan Kompas 2016. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Bhabha, Homi K. 1994. Location of Culture. New York: Routledge.
Costello, Brannon. 2001. Hybridity and Racial Identity in Walker Percy's "The Last Gentleman". Mississippi State University. https://www.jstor.org/stable/26476784
Cvetkovich, A. and Kellner, D, 1997. Articulating the Global and the Local: Globalization and Cultural Studies. Westview, Boulder, Colorado.
Day, Tony and Foulcher, Keith (eds). 2008. Sastra Indonesia Modern: Kritik Postkolonial; Edisi revisi ‘Clearing a space’. Terj. Koesalah Soebagyo Toer and Monique Soesman. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia and KITLV-Jakarta.
Faruk. 2007. Belenggu Pasca-Kolonial Hegemoni dan Resistensi dalam Sastra Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kraidy, Marwan M. 2005. Cultural Hybridity and International Communication. Temple University Press. https://www.jstor.org/stable/j.ctt1bw1k8m.5 diakses pada 1 Agustus 2019.
Larasati, Dinda. 2018. “Globalisasi Budaya dan Identitas: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (KoreanWave) versus Westernisasi di Indonesia”. Jurnal Hubungan Internasional Tahun XI, No.1, Januari - Juni 2018.
Masyari, Muna dkk. 2018. Kasur Tanah: Cerpen Pilihan Kompas 2017. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Moore-Gilbert, Bart J. 1997. Postcolonial Theory: Contexts, Practices, Politics. London: Verso Books.
Nurdiansyah, Edwin. 2016. “Keterbukaan Informasi Publik Sebagai Upaya Mewujudkan Transparansi Bagi Masyarakat”. Jurnal Bhinneka Tunggal Ika, Volume 3, Nomor 2, November 2016
Pooch, Melanie U. 2016. “Cultural Diversity in a Globalizing Age” the chapter in DiverCity – Global Cities as a Literary Phenomenon. Transcript Verlag. Diakses di https://www.jstor.org/stable/j.ctv1wxt87.7 pada 1 Oktober 2019.
Purwanto, Budi, Rafi Salahudin, Pongoh Hentje. 2016. “Sumber Daya Manusia Transportasi, Telekomunikasi, dan Pariwisata Dalam Perspektif Global”. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTransLog) - Vol. 03 No. 03, November 2016.
Raj, Prayer Elmo, 2014. Postcolonial Literature, Hybridity and Culture. International Journal of Humanities and Social Sciences Studies (IJHSSS). Published by Scholar Publications, Karimganj, Assam India.
Ritzer, G, 2010. Globalization: A Basic Text. United Kingdom: Wiley-Blackwell.
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik). Yogyakarta: Universitas Duta Wacana Press.
Suneki, Sri. 2012. “Dampak Globalisasi Terhadap Eksistensi Budaya Daerah”. Jurnal Ilmiah CIVIS, Volume II, No 1, Januari 2012.
Tohari, dkk. 2016. Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? Cerpen Pilihan Kompas 2015. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Young, Robert. 1995. Colonial Desire: Hybridity in Theory, Culture, and Race. London and New York. Routledge
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.














