Keuangan Desa Cerdas: Pemanfaatan Uang Digital dan Pengelolaan Arus Kas pada BUMDES Kaduagung Barat, Rangkasbitung
Keywords:
Desa Cerdas, Uang Digital, Arus Kas, BUMDes, Literasi KeuanganAbstract
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan BUMDes Kaduagung Barat, Rangkasbitung melalui pemanfaatan uang digital dan pengelolaan arus kas. Permasalahan yang dihadapi BUMDes meliputi rendahnya literasi keuangan digital, minimnya penggunaan uang elektronik, dan pencatatan keuangan yang masih manual. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan literasi keuangan digital, pendampingan penggunaan aplikasi pencatatan arus kas dengan menggunakan TAKABUMDes, serta edukasi kepada masyarakat tentang transaksi non-tunai. Hasil yang dicapai meliputi adanya peningkatan pemahaman pengelola terhadap teknologi keuangan, peningkatan transaksi digital di desa, dan pengelolaan arus kas. Hal ini dapat terlaksana dengan adanya dukungan yang baik antara pengurus BUMDes dan para pemangku kepentingan. Dalam jangka panjang kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi pengelolaan keuangan desa yang lebih modern, transparan dan akuntabel.
References
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Everret M. Rogers. (2003). Diffusion of Innovation. 5th edition. New York: Free Press.
Fatoni, A. (2023). Sosialisasi Pembentukan Badan Usaha Milik Desa Sebagai Upaya dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Parumasan. PaKMas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(2), 180–186. https://doi.org/10.54259/pakmas.v3i2.2093
Subramanyam, K. R. (2014). Financial Statement Analysis. Eleventh Edition. 2 Penn Plaza, NY: Mc Graw Hill Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



