Representasi Aksi Kamisan dalam Framing Media dan Resistensinya terhadap Pengaburan Sejarah melalui Teori Komunikasi Massa
Keywords:
Aksi Kamisan, Framing, Hak Asasi Manusia, Media, Pengabaian SejarahAbstract
Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Aksi Kamisan digambarkan dalam media massa dan bentuk-bentuk perlawanan masyarakat terhadap pengabaian sejarah di Indonesia. Aksi Kamisan merupakan lambang perlawanan melawan impunitas terkait pelanggaran hak asasi manusia yang telah dilakukan secara berkesinambungan sejak tahun 2007. Namun, seiring berjalannya waktu, makna dari aksi ini mulai kabur dalam pemberitaan media, yang lebih mengutamakan unsur kebaruan dan sensasi ketimbang inti dari perjuangannya. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif serta menggunakan teori komunikasi massa seperti Agenda Setting, Framing, dan Spiral of Silence, penelitian ini menyajikan hasil wawancara mendalam dengan dua informan: Adhvidya (seorang akademisi dan mantan jurnalis) dan Septian (seorang aktivis Aksi Kamisan Sukabumi dari Gerakan Milenial Indonesia). Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa media utama tidak lagi menganggap Aksi Kamisan sebagai elemen penting dalam agenda publik. Framing yang diterapkan bersifat dangkal dan menghapus muatan politik, serta memperlemah ruang untuk mengkritik pemerintah. Sementara itu, media alternatif dan komunitas sipil berfungsi sebagai kekuatan naratif yang melawan, memperkokoh ingatan kolektif, dan melawan disinformasi serta penulisan ulang sejarah yang dilakukan secara terencana. Aksi Kamisan tidak hanya bertindak sebagai demonstrasi simbolik yang diam, tetapi juga berperan sebagai arena pembelajaran untuk menyampaikan narasi sejarah alternatif dan meningkatkan kesadaran publik mengenai isu HAM. Penelitian ini menekankan bahwa dalam konteks dominasi politik dan ekonomi di ruang media, peran masyarakat sipil serta media independen sangatlah penting untuk menjaga kebenaran sejarah dan memperjuangkan keadilan sosial.
References
Al-Fajri, D. S. (2025, June 8). Pemerintah tulis ulang sejarah Indonesia. GoodStats. https://goodstats.id/article/pemerintah-buat-penulisan-sejarah-indonesia-baru-w5Ypn
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. https://www.researchgate.net/publication/332246566_Book_Review_Creswell_J_W_2014_Research_Design_Qualitative_Quantitative_and_Mixed_Methods_Approaches_4th_ed_Thousand_Oaks_CA_Sage
DinamikA, R. (2025, January 24). Perjalanan 18 Tahun Aksi Kamisan: Mereka yang Tak Pernah Berhenti Berharap - Klikdinamika.com. Klikdinamika.com. Retrieved June 9, 2025, from https://klikdinamika.com/perjalanan-18-tahun-aksi-kamisan-mereka-yang-tak-pernah-berhenti-berharap.html
Entman, R. M. (1993). Framing: toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x
Framing pemberitaan kasus Munir pada edisi khusus 10 tahun Munir di situs web tempo.co. (2017). In JURNAL E-KOMUNIKASI: Vol. VOL 5 (Issue NO.1) [Journal-article].
Hill, D. T., & Sen, K. (2000). Media, culture and politics in Indonesia. https://www.researchgate.net/profile/David-Hill-92/publication/353314048_Media_culture_and_politics_in_Indonesia/links/60f2da81fb568a7098b7e313/Media-culture-and-politics-in-Indonesia.pdf
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (2023, March 31). Peserta Diklat Lemhannas Peroleh Pencerahan tentang Hak Memperoleh Keadilan. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia - KOMNAS HAM. https://www.komnasham.go.id/index.php/news/2023/03/31/2228/laporan-tahunan-komnas-ham-ri-tahun-2023.html
Kontributor proyek Wikimedia. (2025, April 14). Aksi Kamisan. Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas. Retrieved June 9, 2025, from https://id.wikipedia.org/wiki/Aksi_Kamisan
Martiar, N. a. D. (2024, January 19). Aksi Kamisan, 17 tahun perjuangan menuntut keadilan. kompas.id. https://www.kompas.id/baca/polhuk/2024/01/19/aksi-kamisan-17-tahun-perjuangan-menuntut-keadilan
McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (2017). The agenda-setting function of mass media1 2. The Agenda Setting Journal, 1(2), 105–116. https://doi.org/10.1075/asj.1.2.02mcc
McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (1972). The Agenda-Setting function of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176. https://doi.org/10.1086/267990
Ningsih, W. L. (2024, February 18). Sejarah Aksi Kamisan, Digelar Pertama Kali pada 2007. KOMPAS.com. https://www.kompas.com/stori/read/2024/02/18/180000679/sejarah-aksi-kamisan-digelar-pertama-kali-pada-2007
Noelle-Neumann, E., University of Mainz, Institut fur Demoskopie Allensbach, Ernst Forsthoff, Reinhard Horstel, & Arnold Gehlen. (1974). The Spiral of Silence: A Theory of Public opinion. In Journal of Communication. https://vnecas.wordpress.com/wp-content/uploads/2010/03/spiral_of_silence.pdf
Noelle-Neumann, E. (1974). The spiral of silence a theory of public opinion. Journal of Communication, 24(2), 43–51. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1974.tb00367.x
Proust, V. (2023). By sharing our loss, we fight: Collective expressions of grief in the digital age. Media Culture & Society, 46(2), 393–403. https://doi.org/10.1177/01634437231207760
Randy, F. (2021). Mereka yang Menuntut Keadilan. In historia.id. http://scholar.unand.ac.id/121131/1/Bab%20I.pdf
Regar, R. F., & Andryanto, S. D. (2024, January 19). Profil Sumarsih Pencari Keadilan untuk Anaknya di Setiap Aksi Kamisan hingga 17 Tahun Ini. Tempo. https://www.tempo.co/politik/profil-sumarsih-pencari-keadilan-untuk-anaknya-di-setiap-aksi-kamisan-hingga-17-tahun-ini-96132
Sitoresmi, A. R. (2025, February 25). Tujuan Aksi Kamisan: Perjuangan Keadilan HAM di Indonesia. liputan6.com. Retrieved June 9, 2025, from https://www.liputan6.com/feeds/read/5903934/tujuan-aksi-kamisan-perjuangan-keadilan-ham-di-indonesia
Sitorus, A. A., et al. & Universitas Paramadina. (2021). DISINKRONISASI KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA DALAM PENANGANAN COVID-19. In Jurnal Renaissance (Vol. 6, Issue 01, pp. 721–732) [Journal-article]. https://media.neliti.com/media/publications/483583-none-6bebd7df.pdf
Wikipedia contributors. (2025, May 27). Mothers of Plaza de Mayo. Wikipedia. Retrieved June 10, 2025, from https://en.wikipedia.org/wiki/Madres_de_Plaza_de_Mayo
Wirawan, Y. (2014). Kekerasan Budaya Pasca 1965: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme melalui Sastra dan Film by Wijaya Herlambang. Social Transformations Journal of the Global South, 2(2), 64. https://doi.org/10.13185/1955
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



