Sosialisasi Peningkatan Kinerja Keuangan pada Bakpia Wong Jogja melalui Inklusi Keuangan

Authors

  • Suryono Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang
  • Septian Aris Munandar Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang
  • Fanny Adinda putri Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang
  • Putri Sugi Aliansyah Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang
  • Rifa Hidayat Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang

Keywords:

Kinerja Keuangan, Inklusi Keuangan

Abstract

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk industri kuliner khas daerah seperti Bakpia Wong Jogja. Sebagai salah satu produsen bakpia yang berkembang di Yogyakarta, Bakpia Wong Jogja terus berupaya meningkatkan daya saing dan kinerja keuangan agar tetap bertahan dalam persaingan pasar yang semakin ketat. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah melalui inklusi keuangan, yaitu akses yang lebih luas terhadap produk dan layanan keuangan formal.

Hasilnya Adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya pengelolaan keuangan.Serta, Munculnya minat untuk memanfaatkan layanan keuangan digital dan perbankan guna mendukung pertumbuhan usaha. Melalui sosialisasi peningkatan kinerja keuangan ini, disarankan agar Bakpia Wong Jogja dapat lebih optimal dalam mengelola arus kas, memperoleh akses modal dengan lebih mudah, serta meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, memanfaatkan layanan keuangan digital juga dapat membantu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan transparansi keuangan, dan mengurangi risiko bisnis. 

Dengan demikian, inklusi keuangan bukan hanya sekadar akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

References

Abdul, F.,A., D., dan Wasilah. 2012. Akuntansi Biaya. Jakarta: Salemba Empat.

Bakpiawongkeraton.com

Bank Indonesia. (2023). Laporan Perkembangan UMKM dan Inklusi Keuangan di Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.

Dahrani, Fitriani, S., & Ritonga, P. (2022). Model Pengelolaan Keuangan Berbasis Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan : Studi Pada Umkm di Kota Binjai. Riset dan Jurnal Akuntansi, 1509-1518

Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia. Jakarta: Kemenkop UKM.

Kevin dan Titis. (2021). Evaluasi Penerapan Prinsip-Prinsip Sanitasi Industri Dan Higiene Karyawan. Jurnal Ilmiah Universitas Semarang. http://journals.usm.ac.id/index.php/jtphp

Lubis, A., dkk. (2024). Digitalisasi, inklusi keuangan, dan literasi keuangan sebagai faktor kunci keberlanjutan UMKM di Kabupaten Badung. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 15(2), 123-135.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022. Jakarta: OJK.

World Bank. (2021). Financial Inclusion and SME Development in Emerging Economies. Washington DC: World Bank Group.

Downloads

Published

2025-06-29

How to Cite

Suryono, Septian Aris Munandar, Fanny Adinda putri, Putri Sugi Aliansyah, & Rifa Hidayat. (2025). Sosialisasi Peningkatan Kinerja Keuangan pada Bakpia Wong Jogja melalui Inklusi Keuangan. PROSIDING SENANTIAS: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1151–1154. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/51113