Bijak Berbahasa di Media Sosial: Penguatan Literasi Digital Siswa MA Darul Irfan Kota Serang

Authors

  • Hayati Nupus Departemen Hukum, Fakultas Hukum,Universitas Pamulang
  • Meida Fitriana Departemen Sistem Komputer, Fakultas Sistem Komputer,UniversitasPamulang
  • Regina Delviani Putri Departemen Mesin Elektro, Fakultas Mesin Elektro, Universitas Pamulang
  • Reno Anugrah Pratama Departemen Hukum, Fakultas Hukum,Universitas Pamulang
  • Uswatun Hasanah Departemen Hukum, Fakultas Hukum,Universitas Pamulang
  • Mikha Gracy Kasih Departemen Hukum, Fakultas Hukum,Universitas Pamulang
  • Suci Prihatin Departemen Hukum, Fakultas Hukum,Universitas Pamulang
  • Hanifah Alya Putri Departemen Hukum, Fakultas Hukum,Universitas Pamulang

Keywords:

literasi digital, bijak berbahasa, media sosial, etika Bahasa, pelatihan siswa MA Darul Irfan

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi siswa. Namun, rendahnya kesadaran akan etika berbahasa dan literasi digital masih menjadi persoalan yang perlu ditangani secara serius. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui kegiatan “Bijak Berbahasa di Media Sosial” di MA Darul Irfan Kota Serang. Tujuan utamanya adalah membekali siswa dengan pemahaman mengenai pentingnya bahasa yang santun, kritis, dan bertanggung jawab dalam aktivitas digital mereka. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan ini melibatkan 70 siswa kelas XI dan XII yang mengikuti pelatihan, diskusi, dan praktik membuat konten edukatif berupa poster digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket pra dan pasca pelatihan, observasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep jejak digital, bahaya ujaran kebencian, dan pentingnya menyaring informasi sebelum dibagikan. Pelatihan juga mendorong siswa menjadi lebih aktif dan kritis dalam menggunakan media sosial. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam memperkuat kesadaran literasi digital siswa. Saran dari penelitian ini adalah perlunya integrasi pelatihan serupa dalam kurikulum sekolah. Implikasinya, kegiatan ini dapat menciptakan ruang digital yang sehat dan edukatif bagi generasi muda

References

Agustina, A., Adha, M. M., & Mentari, A. (2023). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Etika Bermedia Sosial Peserta Didik. Mindset: Jurnal Pemikiran Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(2), 52–64.

APJII, P., Pengawas, D., Pusat, B. P., Harian, B. P., Baru, D. A., PI, P. N., Domain, I. T. L., & Data, G. (2014). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Jakarta: APJII.

Darmayanti, R., Rahmawati, E., Ishanan, I., Rohmah, N. N., Sukarta, S., & Suhadah, S. (2024). Peran Media Sosial dalam Pengembangan Literasi Digital di Kalangan Mahasiswa. Seminar Nasional Paedagoria, 4(1), 340–349.

Febriani, D. R., Indriyani, I., Fauziyah, A. S., Divania, A. S., & Maulidah, N. (2025). Peran Literasi Digital dalam Pembentukan Etika Sosial di Dunia Maya Pada Siswa SD. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 858–865.

Gilster, P., & Glister, P. (1997). Digital literacy. Wiley Computer Pub. New York.

Huberman, M., & Miles, M. B. (2002). The qualitative researcher’s companion. sage.

Irwandi, I., Hudri, M., & Bafadal, M. F. (2024). Navigasi ruang digital: pemberdayaan santri MA Plus Nurul Islam Sekarbela melalui literasi digital dalam mengidentifikasi dan melawan hoax. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(2), 1582–1587.

Kardiana, G. T., Zahwa, M. N., Istifayza, N., Aprilia, V., Devi, W. T., Sari, D. M., & Yuniar, A. D. (2021). Kesadaran mahasiswa terhadap etika berbahasa. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 1(5), 605–613.

Karo, R. P. P. K. (2022). Hate Speech: Penyimpangan terhadap UU ITE, Kebebasan Berpendapat dan Nilai-Nilai Keadilan Bermartabat. Jurnal Lemhannas RI, 10(4), 52–65.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Kharis, S. A. A., Arisanty, M., Wiradharma, G., Robiansyah, A., Zubir, E., Sukatmi, S., & Permatasari, S. M. (2024). Penguatan Digital Culture Siswa dalam Meningkatkan Literasi Digital: Pendekatan Teoritis dan Praktis. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(3), 2055–2062.

Livingstone, S. (2017). Children’s rights in the digital age. In The Routledge companion to media and human rights (pp. 104–113). Routledge.

Livingstone, S., & Helsper, E. (2007). Gradations in digital inclusion: Children, young people and the digital divide. New Media & Society, 9(4), 671–696.

Manuella, S., & Perdani, N. (2023). Pengaruh Tingkat Literasi Digital Terhadap Etika Penggunaan Media Sosial Instagram Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 2 Pekanbaru. 7(2), 263–274.

Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078.

Octorina, I. M., Karwinati, D., & Aeni, E. S. (2018). Pengaruh bahasa di media sosial bagi kalangan remaja. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(5), 727–736.

Paramitha, D. I., Al Farauqi, M. D. A., & Tyas, I. K. D. (2023). Literasi Digital Pengguna Internet Indonesia Guna Mewujudkan Budaya Damai di Ruang Mayantara. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 1208–1215.

Prihatini, M., & Muhid, A. (2021). Literasi digital terhadap perilaku penggunaan internet berkonten islam di kalangan remaja muslim kota. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 6(1), 23–40.

Putri, M. S. (2024). Exploring digital literacy among high school students: The role of environment assistance. Jurnal Education and Development, 12(2), 140–145.

Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know. International Society for Technology in Education.

Rofi’i, I., Gusriyanti, D. A., & Pradana, L. Y. (2025). MENINGKATKAN PEMAHAMAN BIJAK BERMEDIA SOSIAL MELALUI LITERASI DIGITAL DAN NETIKET BAGI SISWA/I SMA IT AN-NAHL KOTA JAMBI. Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA, 4(1), 1–6.

Rokhayah, S. (2021). Etika Bermedia Sosial. Djkn. Kemenkeu. Go. Id. Https://Www. Djkn. Kemenkeu. Go. Id/Kpknl-Pekalongan/Baca-Artikel/14086/Etika-Bermedia-Sosial. Html.

Susanti, S., Bangun, M. B., Wulandari, Y. D., Sinaga, M., Hasibuan, M. A., Sagala, A. C., & Sagala, A. A. (2024). Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Literasi Digital di Kalangan Remaja Lingkungan Jalan Hm. Joni Medan. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(3), 7.

Tambak, S., Ahmad, M., Sukenti, D., & Ghani, A. R. bin A. (2020). Profesionalisme Guru Madrasah: Internalisasi Nilai Islam dalam Mengembangkan Akhlak Aktual Siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(2), 79–96.

Tinmaz, H., Fanea-Ivanovici, M., & Baber, H. (2023). A snapshot of digital literacy. Library Hi Tech News, 40(1), 20–23.

Turnip, E. Y., & Siahaan, C. (2021). Etika berkomunikasi dalam era media digital. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 3(04), 38–45.

Wahyuni, A., Sari, N. K., & Sutrisno, T. (2021). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri 02 Ngadiluwih Kecamatan Matesih Kabupaten Karangayar Tahun Pelajaran 2020/2021. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(2), 118–124.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Hayati Nupus, Meida Fitriana, Regina Delviani Putri, Reno Anugrah Pratama, Uswatun Hasanah, Mikha Gracy Kasih, … Hanifah Alya Putri. (2025). Bijak Berbahasa di Media Sosial: Penguatan Literasi Digital Siswa MA Darul Irfan Kota Serang. PROSIDING SENANTIAS: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 770–776. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/51662