Pengaruh Agresivitas Pajak, Audit Fee, dan Financial Distress Terhadap Audit Delay pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Non-Primer di Bursa Efek Indonesia
Keywords:
Agresivitas pajak, audit fee, financial distress, audit delay, sektor konsumen non-primerAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh agresivitas pajak, audit fee, dan financial distress terhadap audit delay pada perusahaan sektor barang konsumen non-primer di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Latar belakang penelitian didasari tingginya keterlambatan pelaporan keuangan auditan (13%) dari emiten BEI pada 2023, khususnya di sektor barang konsumen non-primer, yang berpotensi mengurangi relevansi informasi bagi investor. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan asosiatif diterapkan pada data panel 8 perusahaan sampel (40 observasi) yang dipilih melalui purposive sampling. Variabel dioperasionalisasikan sebagai: (1) Audit delay (selisih hari antara tanggal laporan audit dan laporan keuangan), (2) Agresivitas pajak (Effective Tax Ratio), (3) Audit fee (logaritma natural biaya audit), dan (4) Financial distress (Debt to Asset Ratio). Analisis regresi data panel menggunakan Random Effect Model (REM) setelah uji pemodelan (Chow, Hausman, Lagrange Multiplier) dan uji asumsi klasik terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan. agresivitas pajak dan audit fee tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay, sedangkan financial distress memiliki pengaruh yang lemah terhadap audit delay. Secara simultan, ketiga variabel tidak signifikan memengaruhi audit delay (Prob. F-statistik = 0,217) dengan kekuatan prediksi hanya 4,09% (R² adjusted).Simpulan: Faktor kompleksitas data keuangan, ketidakstabilan komponen pajak, dan kondisi keuangan yang relatif stabil selama periode penelitian menjadi penyebab tidak signifikannya hubungan. Implikasinya, perusahaan perlu memperhatikan variabel lain seperti ukuran perusahaan atau pergantian auditor untuk memitigasi audit delay. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel, periode, dan menambah variabel seperti reputasi KAP atau opini audit.
References
R. H. Ashton, J. J. Willingham, dan R. K. Elliott, “An Empirical Analysis of Audit Delay,” J. Account. Res., vol. 25, no. 2, hlm. 275, 1987, doi: 10.2307/2491018
M. C. Jensen dan W. H. Meckling, “Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure,” J. Financ. Econ., vol. 3, no. 4, hlm. 305–360, Okt 1976, doi: 10.1016/0304-405X(76)90026-X.
S. Chen, X. Chen, Q. Cheng, dan T. Shevlin, “Are family firms more tax aggressive than non-family firms?,” J. Financ. Econ., vol. 95, no. 1, hlm. 41–61, Jan 2010, doi: 10.1016/j.jfineco.2009.02.003.
A. Arens, Auditing and Assurance Services: An Integrated Approach, 18 ed. Pearson Education, 2023.
P. Y. H. Praptika dan N. K. Rasmini, “Pengaruh audit tenure, pergantian auditor dan financial distress pada audit delay pada perusahaan consumer goods,” E-J. Akunt., vol. 15, no. 3, hlm. 2052–2081, 2016.
C. S. Faradista dan H. Stiawan, “Pengaruh Financial Distress, Laba Operasi dan Ukuran Perusahaan Terhadap Audit Delay,” J. Simki Econ., vol. 5, no. 1, hlm. 20–32, 2022.
RAFLY, M., & GINTING, R. R. (2022). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY DENGAN RETURN ON ASSET SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN INDUSTRI DASAR DAN KIMIA YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020 (Doctoral dissertation, Universitas Mikroskil).
Pradipta, A. (2019). Manajemen laba: tata kelola perusahaan dan aliran kas bebas. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 21(2), 205-214.
Zusraeni, N. (2022). Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Audit Tenure, Reputasi Auditor Dan Audit Fee Terhadap Audit Delay. Jurnal Ekonomi Trisakti, 2(2), 999-1010.
N. P. S. Oktaviani dan D. Ariyanto, “Pengaruh financial distress, ukuran perusahaan, dan corporate governance pada audit delay,” E-J. Akunt., vol. 27, no. 3, hlm. 2154–2182, 2019.
E. Syofiana dan A. Haryono, “Pengaruh financial distress, auditor switching dan audit fee terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia,” JIATAX J. Islam. Account. Tax, vol. 1, no. 1, hlm. 64–79, 2018.
S. L. Pradipta, “Pengaruh Penghindaran Pajak, Kepemilikan Institusional, Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Audit Delay,” 2019.
N. A. Muzakkiyah, “PENGARUH AGRESIVITAS PENGHINDARAN PAJAK DAN KOMPLEKSITAS OPERASI PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT DELAY,” J. Studi Akunt. Dan Bisnis JSAB, vol. 6, no. 4, 2024.
A. Rohmah, D. S. Wahyuni, dan D. Ermayanti, “Tax Avoidance Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Audit Delay Pada Perusahaan Sub-Sektor Minyak Dan Gas,” JRAK J. Ris. Akunt. Dan Bisnis, vol. 10, no. 1, hlm. 120–124, 2024.
N. Zusraeni, “Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Audit Tenure, Reputasi Auditor Dan Audit Fee Terhadap Audit Delay,” J. Ekon. Trisakti, vol. 2, no. 2, hlm. 999–1010, 2022.
K. Foster, W. Julianto, dan A. Setiawan, “Pengaruh Ukuran KAP, Audit Tenure dan Audit Fee terhadap Audit Delay,” dipresentasikan pada Prosiding BIEMA (Business Management, Economic, and Accounting National Seminar), 2021, hlm. 1241–1254.
E. Syofiana, S. Suwarno, dan A. Haryono, “Pengaruh financial distress, auditor switching dan audit fee terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia,” JIATAX J. Islam. Account. Tax, vol. 1, no. 1, hlm. 64, 2018.
S. Hadi dan J. S. Gharniscia, “PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, REPUTASI KAP, FEE AUDIT, AUDITOR SWITCHING TERHADAP AUDIT DELAY (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN HOTEL, RESTORAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2021,” Kurs J. Akunt. Kewirausahaan Dan Bisnis, vol. 8, no. 2, hlm. 176–191, 2023.
R. L. Pingass dan N. L. Dewi, “Pengaruh Financial Distress Dan Opini Audit Terhadap Audit Delay,” J. Akunt. Univ. Jember, vol. 20, no. 1, hlm. 63–77, 2022.
L. Anggraini dan P. Praptiningsih, “Pengaruh opini audit, komite audit, dan financial distress terhadap audit delay dengan variabel moderasi,” Account. Stud. Res. J., vol. 1, no. 1, hlm. 117–133, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



