Pencegahan Stunting Berbasis Ekosistem Cerdas Menuju 2045
Keywords:
Stunting, Ekosistem Cerdas, Digitalisasi Kesehatan, Kolaborasi Multisektor, Generasi Emas 2045Abstract
Stunting masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan manusia di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023, prevalensi stunting nasional mencapai 21,5%, dengan kesenjangan signifikan antarwilayah. Meskipun berbagai intervensi telah dilakukan melalui Stranas Stunting dan program nasional lainnya, penurunan kasus belum merata akibat lemahnya integrasi data, terbatasnya kapasitas sumber daya manusia, serta minimnya kolaborasi lintas sektor. Menyikapi hal tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini mengusulkan konsep Pencegahan Stunting Berbasis Ekosistem Cerdas (PSBEC) sebagai inovasi sistemik yang menggabungkan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan pendekatan kolaboratif multisektor menuju visi Generasi Emas 2045. Konsep ini dirancang untuk mengintegrasikan data lintas sektor meliputi kesehatan, sosial, pendidikan, dan pangan melalui Smart Stunting Integrated Dashboard (SSID) yang berfungsi sebagai pusat analisis dan pemantauan risiko stunting secara real-time. Metode kegiatan yang diusulkan meliputi pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi kepada tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat dalam penggunaan sistem digital berbasis data dan literasi gizi. Melalui penerapan ekosistem ini di tingkat desa, diharapkan terbentuk Forum Ekosistem Cerdas Desa (FECD) yang memperkuat koordinasi lokal. Target luaran meliputi pengembangan prototipe SSID, peningkatan kapasitas kader melalui Smart Nutrition Academy, serta penurunan prevalensi stunting di daerah percontohan sebesar 20% dalam tiga tahun. Dengan demikian, PSBEC menjadi strategi transformasional dalam mewujudkan sistem kesehatan adaptif, partisipatif, dan berbasis bukti menuju Indonesia Emas 2045.
References
Akibu, R. S. (2025). Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo Integrasi Sosial, Ekonomi, Dan Lingkungan. Perubahan Iklim Dan Pembangunan Berkelanjutan, 107.
Ansori, A. R. (2021). Asa APBN Menggapai Indonesia Maju 2045. Binsar Hiras Publisher.
Andayani, D. D., & Choiriyah, I. U. (2025). Peran Kader Posyandu Dalam Pencegahan Stunting di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Journal Publicuho, 8(1), 1-14.
Apriyanto, A., Putra, B. P. P., & Purwita, A. W. (2025). Transformasi Ekosistem Digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan solusi di era modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734-1745.
Hakim, M. A., et al. (2022). Evaluasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Gizi di Posyandu Berbasis e-PPGBM. Jurnal Darmadiksani, Universitas Mataram.
Haripin Togap Sinaga, M. C. N. (2025). Peran Teknologi Digital Dalam Program Pencegahan Stunting. Bookchapter Stunting.
Kurniawati, E., & Rahman, S. (2023). Participatory Action Research sebagai Strategi Inovatif dalam Pengembangan Masyarakat Digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif (SINTA 3).
Pramana, R., et al. (2024). ESDS: AI-Powered Early Stunting Detection System Using Edited Radius-SMOTE. arXiv Preprint.
Prasetyo, H., & Dewi, N. (2023). Collaborative Innovation Model in Public Health Through Quadruple Helix Approach. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (SINTA 2).
Ramayanti, I. (2024). Studi Literatur Pemodelan Smart-Posyandu sebagai Platform Pengawasan dan Pencegahan Stunting pada Anak. ResearchGate.
Ramadhan, Fahri, And Jona Bungaran Basuki Sinaga. Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Menurunkan Angka Prevalensi Stunting Di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Diss. Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025.
Sudiati, N., Aditama, W., & Puryono, A. (2023). IoT-Based Stunting Education and Early Detection System. Semantic Scholar.
Sinaga, Z. A., & Harahap, L. M. (2025). Transformasi Ekonomi Indonesia Menuju Ekonomi Digital: Tantangan Dan Strategi. Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi, 2(3), 26-33.
Subekti, R., Ohyver, D. A., Judijanto, L., Satwika, I. K. S., Umar, N., Hayati, N., ... & Saktisyahputra, S. (2024). Transformasi Digital: Teori & implementasi Menuju Era Society 5.0. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Bappenas. (2023). Laporan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting) 2023–2025. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023. Direktorat Gizi dan KIA, Jakarta.
Sari, R., & Anindita, D. (2022). Analisis Faktor Sosial dan Ekonomi terhadap Kejadian Stunting di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (SINTA 2).
Sugianto, M. A., & SKM, M. K. (2024). Keberhasilan kebijakan percepatan penurunan stunting. wawasan Ilmu.
Hidayat, A., & Fadilah, R. (2023). Transformasi Digital Layanan Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Pedesaan. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Publik (SINTA 3).
Yuliani, E., & Nugraha, I. (2023). Penguatan Literasi Gizi Keluarga melalui Media Edukasi Digital di Masa Pascapandemi. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia (SINTA 3).
Fitriani, N., & Kusuma, D. (2022). Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Inovasi Program Gizi Berbasis Digital. Jurnal Inovasi Pelayanan Publik Nusantara (SINTA 4).
World Health Organization (WHO). (2023). Global Nutrition Report: Accelerating Progress Toward 2030 Targets. Geneva: WHO Press.
UNICEF Indonesia. (2024). Tackling Stunting through Integrated Early Childhood Interventions. Jakarta: UNICEF Indonesia Country Office.
Situmorang, M., & Nasution, D. (2024). Integrasi Big Data dan Kecerdasan Buatan dalam Sistem Kesehatan Nasional untuk Deteksi Dini Stunting. Jurnal Teknologi dan Kesehatan Digital Indonesia (SINTA 2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



