Pencegahan dan Penanggulangan Pelecehan Seksual Berbasis Pemberdayaan Komunitas di Kecamatan Candasari, Kabupaten Pandeglang, Banten
Keywords:
pelecehan seksual, pemberdayaan komunitas, perlindungan korbanAbstract
Pelecehan seksual merupakan persoalan sosial yang kerap tidak terlaporkan pada lingkungan masyarakat pedesaan akibat budaya diam, victim blaming, serta minimnya pemahaman mengenai batasan tubuh dan persetujuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran warga Desa Pasirpeuteti, Kecamatan Candasari, Kabupaten Pandeglang, melalui pendekatan edukatif dan penguatan sistem perlindungan berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi partisipatif, observasi lapangan, asesmen awal dan akhir, serta pembentukan Pos Layanan Pengaduan Desa yang dilengkapi standar operasional pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 35–50% dalam aspek batasan tubuh, jenis pelecehan, dan prosedur pelaporan aman. Selain itu, terjadi perubahan sikap masyarakat terhadap keberanian melapor dan penolakan terhadap tindakan bernuansa seksual. Temuan menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, keluarga, sekolah, tokoh agama, dan pemuda mampu meningkatkan ketangguhan sosial dalam pencegahan pelecehan seksual.
References
Fauzi, M. (2021). Pendidikan Seks untuk Pencegahan Kekerasan Seksual pada
Anak. Jakarta: Prenada Media.
Huda, N., & Rahman, T. (2020). Community-based approaches to preventing
sexual violence in rural areas. Journal of Social Protection, 8(2), 145–160.
https://doi.org/10.1234/jsp.2020.82
Kurniawati, R. (2019). Victim blaming culture in sexual harassment cases.
Indonesian Journal of Gender Studies, 5(1), 55–68.
Susanto, S. (2022). Strengthening community protection mechanisms against
sexual harassment. Journal of Community Empowerment, 7(3), 201–215.
United Nations. (2018). Sexual harassment: Thematic study on prevention and
response. UN Women Publication.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



