Pelatihan Berpikir Kritis dan Problem Solving sebagai Strategi Pengembangan Soft Skill Siswa-Siswi SMKN 7 Kota Serang

Authors

  • Jepri Winaldo Program Studi Manajemen, , Universitas Pamulang
  • Riki Haryomo Program Studi Manajemen, , Universitas Pamulang
  • Jayanti Manda sari Program Studi Manajemen, , Universitas Pamulang
  • Sofian Program Studi Manajemen, , Universitas Pamulang
  • Martin Nurjaya Program Studi Manajemen, , Universitas Pamulang

Keywords:

Pelatihan Berfikir Kritis, Problem solving, Pengembangan soft skill

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sebagai strategi pengembangan soft skill siswa-siswi SMKN 7 Kota Serang. Penguatan kemampuan tersebut menjadi penting mengingat lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis sesuai bidang keahlian, tetapi juga kemampuan berpikir analitis, komunikasi, dan kerja sama yang baik dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan tantangan era digital. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang dengan menerapkan pendekatan experiential learning yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman. Pendekatan ini mencakup pengenalan konsep berpikir kritis dan pemecahan masalah, simulasi kelompok melalui studi kasus, serta refleksi terhadap hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Melalui tahapan tersebut, siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, mengemukakan pendapat secara logis, serta bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan permasalahan nyata yang relevan dengan lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan analitis, kepercayaan diri, tanggung jawab sosial, serta kemampuan bekerja sama antar siswa. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dirancang secara interaktif dan kontekstual mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan soft skill siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkontribusi dalam mempersiapkan lulusan SMK agar lebih adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan era digital, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan

References

Allanta, T. R., & Puspita, L. (2021). Analisis keterampilan berpikir kritis dan self-efficacy peserta didik: Dampak PjBL-STEM pada materi ekosistem. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(2), 158–170.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2020). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Brookhart, S. M. (2020). How to assess higher-order thinking skills in your classroom. ASCD.

Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. OECD Publishing.

Facione, P. A. (2020). Critical thinking: What it is and why it counts (3rd ed.). Insight Assessment.

Jonassen, D. H. (2020). Learning to solve complex problems. Routledge.

Kolb, D. A., & Kolb, A. Y. (2021). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (3rd ed.). Pearson.

Sitinjak, L. N. L., Manurung, S., & Siahaan, T. M. (2022). Pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 791–800.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Jepri Winaldo, Riki Haryomo, Jayanti Manda sari, Sofian, & Martin Nurjaya. (2026). Pelatihan Berpikir Kritis dan Problem Solving sebagai Strategi Pengembangan Soft Skill Siswa-Siswi SMKN 7 Kota Serang. PROSIDING SENANTIAS: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 287–291. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/58330