Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Sensor MQ-2 dan NodeMCU ESP8266

Authors

  • Romdhoni Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Bina Bangsa
  • Rahmawati Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Bina Bangsa
  • Yoka Mustopa Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Bina Bangsa
  • Amirudin Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Bina Bangsa
  • Fahmi Yunistyawan Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Bina Bangsa
  • Fastha Bernad Fernandes Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Bina Bangsa

Keywords:

Kebocoran Gas LPG, Internet of Things, Sensor MQ-2, NodeMCU ESP8266

Abstract

Kebocoran gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran dan ledakan pada lingkungan domestik maupun industri skala kecil. Risiko tersebut meningkat akibat keterbatasan kemampuan indra penciuman manusia dalam mendeteksi gas pada konsentrasi rendah. Oleh karena itu, diperlukan sistem peringatan dini yang mampu mendeteksi kebocoran gas secara cepat, akurat, dan dapat dipantau dari jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendeteksi kebocoran gas LPG berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan sensor gas MQ-2. Sistem dirancang dengan mengintegrasikan sensor MQ-2 sebagai pengindera gas dan asap, LED biru serta buzzer sebagai indikator peringatan lokal, dan platform Blynk sebagai media pemantauan jarak jauh berbasis internet. Pengujian sistem dilakukan menggunakan gas korek api yang mengandung butana sebagai simulasi gas LPG dengan mempertimbangkan aspek keselamatan laboratorium. Data hasil pembacaan sensor diproses oleh NodeMCU melalui perangkat lunak Arduino IDE dan dikirimkan secara real-time ke aplikasi Blynk melalui jaringan WiFi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi kebocoran gas pada ambang batas konsentrasi ≥ 200 a.u. dengan respons yang stabil. Pada konsentrasi gas ≥ 200 a.u., indikator LED dan buzzer aktif secara otomatis serta notifikasi peringatan berhasil dikirimkan ke perangkat pengguna. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dinilai efektif dan responsif, serta berpotensi diterapkan sebagai sistem peringatan dini untuk meminimalkan risiko kebakaran akibat kebocoran gas LPG.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Romdhoni, Rahmawati, Mustopa, Y., Amirudin, Yunistyawan, F., & Bernad Fernandes, F. (2026). Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Sensor MQ-2 dan NodeMCU ESP8266. PROSIDING SENANTIAS: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 631–643. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/58653