FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA PASAR KOPI ARABIKA DUNIA TERHADAP KOPI ARABIKA DI INDONESIA

Authors

  • Rahmah Farahdita Soeyatno Program Stiudi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang
  • Sucayono Program Stiudi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang

Keywords:

Pasar Internasional, Two Stage Least Squares (2SLS)

Abstract

         Kopi arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian Indonesia, terutama sebagai sumber devisa, pendapatan petani, dan komoditas ekspor unggulan. Namun, harga kopi arabika di Indonesia cenderung berfluktuasi karena dipengaruhi oleh dinamika pasar internasional. Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia masih berperan sebagai price taker, sehingga perubahan harga kopi dunia memberikan dampak langsung terhadap harga kopi domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi harga kopi arabika dunia serta dampak kebijakan fiskal dan faktor eksternal terhadap harga kopi arabika di Indonesia.

          Penelitian menggunakan data sekunder time series yang diperoleh dari berbagai lembaga nasional dan internasional, seperti International Coffee Organization (ICO), Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan ekonometrika dengan sistem persamaan simultan dan metode Two Stage Least Squares (2SLS) untuk melihat hubungan antar variabel secara simultan. Variabel yang dianalisis meliputi harga kopi dunia, produksi kopi, ekspor, impor, nilai tukar, konsumsi dunia, serta kebijakan perdagangan internasional.

           Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga kopi arabika Indonesia dipengaruhi secara signifikan oleh harga kopi dunia, nilai tukar, dan kondisi perdagangan internasional. Fluktuasi harga global menyebabkan ketidakstabilan pendapatan petani kopi domestik. Selain itu, kebijakan perdagangan dan perubahan permintaan dunia turut mempengaruhi daya saing kopi Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga, meningkatkan produktivitas kopi arabika, dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan kopi dunia.

 

References

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2014). Statistik perkebunan Indonesia: Kopi 2013–2015.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Gujarati, D. N. (2004). Basic econometrics (4th ed.). McGraw-Hill.

International Coffee Organization. (2019). Coffee market report. International Coffee Organization.

Koutsoyiannis, A. (1977). Theory of econometrics: An introductory exposition of econometric methods (2nd ed.). Macmillan Press.

Kustiari, R. (2006). Perkembangan pasar kopi dunia dan implikasinya bagi Indonesia.

Forum Penelitian Agro Ekonomi, 24(1), 43–55.

Lubis, A. M. (2006). Analisis daya saing kopi Indonesia di pasar internasional. Jurnal Agro Ekonomi, 24(2), 145–162.

Nazir, M. (2014). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.

Pindyck, R. S., & Rubinfeld, D. L. (1991). Econometric models and economic forecasts (3rd ed.). McGraw-Hill.

Salvatore, D. (2004). International economics (8th ed.). John Wiley & Sons. Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic development (11th ed.). Pearson Education.

World Bank. (2018). World development indicators. World Bank Publication.

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Rahmah Farahdita Soeyatno, & Sucayono. (2026). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA PASAR KOPI ARABIKA DUNIA TERHADAP KOPI ARABIKA DI INDONESIA. PROSIDING SENANTIAS: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 26–36. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/61565