MENGUKUR GERAK DALAM BALUTAN BUDAYA: WORKSHOP INOVASI EVALUASI PEMBELAJARAN PENJAS MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI MTS SA AN-NUR BOGOR

Authors

  • Ubaedi Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pamulang
  • Rahmat Gunawan Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pamulang
  • Hendra Jaya Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pamulang
  • Hendra Jaya Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pamulang

Keywords:

evaluasi pembelajaran, permainan tradisional, PJOK, budaya lokal, pembelajaran autentik

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tidak hanya berorientasi pada aktivitas fisik, tetapi juga bertujuan membentuk kemampuan reflektif, sosial, dan karakter peserta didik. Namun, praktik evaluasi pembelajaran PJOK di sekolah masih cenderung menggunakan pendekatan konvensional yang berfokus pada hasil akhir dan belum memanfaatkan pendekatan berbasis budaya lokal secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan inovasi evaluasi pembelajaran PJOK melalui permainan tradisional di MTs SA An-Nur Bogor. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan experiential learning melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, demonstrasi permainan tradisional, pendampingan evaluasi pembelajaran, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru PJOK memperoleh pemahaman baru mengenai penerapan evaluasi autentik berbasis permainan tradisional. Pendekatan ini mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik. Program ini juga menunjukkan bahwa permainan tradisional memiliki potensi besar sebagai media evaluasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan gerak, kerja sama, sportivitas, dan kesadaran budaya peserta didik.

References

Bailey, R., Armour, K., Kirk, D., Jess, M., Pickup, I., & Sandford, R. (2018). The educational benefits claimed for physical education and school sport: An academic review. Research Papers in Education, 33(1), 1–27. https://doi.org/10.1080/02671520701809817

Casey, A., & Goodyear, V. A. (2019). Can cooperative learning achieve the four learning outcomes of physical education? A review of literature. Quest, 71(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/00336297.2018.1495967

Panadero, E., Brown, G. T. L., & Strijbos, J. W. (2018). The future of student self-assessment: A review of known unknowns and potential directions. Educational Psychology Review, 30(4), 803–830. https://doi.org/10.1007/s10648-018-9438-0

Rahmawati, Y., Kurniawan, A., & Sari, D. (2021). Pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan sosial anak dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 101–110. https://doi.org/10.21831/jpji.v17i2.40567

Redelius, K., & Hay, P. (2021). Student-centred assessment in physical education: An emerging paradigm. Physical Education and Sport Pedagogy, 26(2), 123–135. https://doi.org/10.1080/17408989.2020.1761957

Sutopo, A., & Misno, M. (2023). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan jasmani untuk meningkatkan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(2), 85–94.

Widodo, A., Nugraha, D., & Pratama, R. (2022). Permainan tradisional sebagai media pembelajaran pendidikan jasmani berbasis budaya lokal. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 45–56. https://doi.org/10.21831/jk.v10i1.45678

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Ubaedi, Rahmat Gunawan, Hendra Jaya, & Hendra Jaya. (2026). MENGUKUR GERAK DALAM BALUTAN BUDAYA: WORKSHOP INOVASI EVALUASI PEMBELAJARAN PENJAS MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI MTS SA AN-NUR BOGOR. PROSIDING SENANTIAS: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 37–42. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Senan/article/view/61569