IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA K3 PADA PENGUJIAN ALSINTAN JENIS TRAKTOR RODA 2 DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY (HAZOP) DAN SCAT (Studi Kasus di Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Mekanisasi Pertanian)
Abstract
Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Mekanisasi Pertanian adalah lembaga yang berkomitmen untuk menyediakan layanan unggul dalam industri jasa terkait pengujian alat mesin pertanian. Setiap tahunnya, proses pengujian alsintan jenis traktor roda dua di BBPSI Mektan terus mengalami kecelakaan kerja. Berdasarkan data kecelakaan kerja dari tahun 2019 hingga 2023, terjadi peningkatan signifikan pada tahun 2023, dengan jumlah kecelakaan kerja meningkat sebesar 27,03% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kecelakaan kerja merupakan insiden yang terjadi di lingkungan kerja, yang dapat menyebabkan cedera fisik atau penyakit akibat kerja. Penelitian ini menggunakan metode HAZOP untuk mengidentifikasi risiko dan metode SCAT untuk menyelidiki serta mengevaluasi penyebab langsung dan mendasar, serta memberikan rekomendasi tindakan pencegahan. Hasil identifikasi potensi bahaya menggunakan metode HAZOP mengungkapkan bahwa terdapat 17 potensi bahaya yang mungkin terjadi selama pengujian alsintan jenis traktor roda dua. Selanjutnya risiko bahaya yang diidentifikasi menggunakan metode HAZOP mencakup risiko ekstrim pada 2 proses, risiko tinggi pada 8 proses, risiko sedang pada 6 proses, dan risiko rendah pada 1 proses. Kesimpulannya, tindakan pencegahan terhadap potensi bahaya dengan metode SCAT yaitu penyediaan alat pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan keselamatan, sepatu keselamatan, penutup telinga, dan masker gas.
Kata Kunci: Kecelakaan Kerja, HAZOP, SCAT
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fakultas Teknik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.