SOSIALISASI PENGOLAHAN SAMPAH SUPAYA BERNILAI EKONOMIS DESA SIMPANGAN KEC. CIKARANG UTARA KAB. BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.32493/tensile.v3i3.54174Keywords:
Sampah Pengolahan, Sampah Ekonomis, Mesin Cacah, SampahTeknologi Tepat GunaAbstract
Sampah merupakan kumpulan berbagai material buangan yang berupa sisa proses dari kegiatan kehidupan manusia. Sebagai suatu produk yang tidak lagi mempunyai nilai ekonomis, namun kenyataannya permasalahan sampah masih tidak kunjung selesai, artinya bahwa sampah masih terkondisi seperti kondisi diatas, masih menjadikan sumber polusi udara karena baunya, dan polusi air yang dikarenakan penanganan air lindi-nya (leacheate, cairan yang dihasilkan dari pemaparan air hujan pada timbunan sampah) kurang bagus sehingga meresap kemana-mana, serta menjadi penyebab terjadinya wabah penyakit dan juga sebagai salah satu penyebab terjadinya banjir. Metode yanag digunakan Pada saat Kegiatan Pengabdian pada Msyarakat yaitu dengan mengubag paradigma masyarakat tentang cara enjaga lingkungan dan cara pengolahan sampah khususnya limbah PET yang bisa diolah kembali supaya bernilai EkonomisPengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik meskipun tidak sepenuhnya sempurna.Masyarakat memperoleh bantuan tenaga dan pikiran untuk merencanakan serta melaksanakan pembangunan di masyarakat serta memperoleh pengetahuan dan metode baru dibidang ilmu, teknologi dan seni yang dibutuhkan untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Membentuk sikap mahasiswa lebih dewasa dalam menghadapi masalah. Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dapat menggugah masyarakat terutama dalam bidang pengalaman langsung dari masyarakat yang tidak diperoleh di bangku kuliah dan masyarakat dapat mengambil ilmu yang dimiliki mahasiswa dalam menambah wawasan serta keterampilan
References
Adi, I. R. (2013). Intervensi Komunitas dan Pengembangan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.
Afifah, N., & Prabowo, H. (2020). “Penerapan Bank Sampah dalam Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat.” Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 112–119.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, R., & Widjanarko, D. (2019). “Peran Bank Sampah dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat.” Jurnal Ekonomi dan Lingkungan, 5(1), 45–53.
Damanhuri, E., & Padmi, T. (2016). Pengelolaan Sampah Terpadu. Bandung: ITB Press.
Dewi, Y. P., & Utami, S. (2021). “Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.” Jurnal PkM Sains dan Teknologi, 3(1), 27–34.
Hadi, S. P. (2017). Lingkungan dan Pengelolaannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2020). Pedoman Sistem Pengelolaan Sampah Nasional. Jakarta: KLHK.
Mulyadi, M. (2019). “Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan.” Jurnal Pembangunan Sosial, 2(3), 55–62.
Nurhayati, T. (2020). “Peran Mahasiswa dalam Pengabdian Kepada Masyarakat.” Jurnal Pengabdian Nusantara, 1(1), 10–18.
Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018). “Inovasi Sosial dalam Pengelolaan Sampah.” Jurnal Sosial Humaniora, 6(2), 101–110.
Putri, D. M., & Ayuningtyas, F. (2022). “Bank Sampah sebagai Solusi Ekonomi Sirkular di Pemukiman Perkotaan.” Jurnal Ekonomi Lingkungan, 4(2), 77–85.
Suharto, E. (2014). Pembangunan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Refika Aditama.
Suyoto, D. (2018). “Teknologi Mesin Pencacah Sampah Rumah Tangga sebagai Inovasi Lingkungan.” Jurnal Teknologi Tepat Guna, 7(1), 23–29.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.