Pelatihan Optimalisasi Sumber Daya Pada Usaha Kecil Dan Menengah Menggunakan Aplikasi Pom-Qm Di Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten

Authors

  • Muhammad Yusuf Universitas Pamulang
  • Ruspendi Ruspendi Universitas Pamulang

Abstract

Kelurahan Kebon Besar adalah salah satu kelurahan di Kota Tangerang yang memiliki perkembangan ekonomi yang cukup baik, yang masuk wilayah Kecamatan Batuceper. Perekonomian di wilayah tersebut umumnya didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa, yang mencerminkan keberadaan masyarakat urban dengan kegiatan ekonomi yang beragam. Banyak warga yang terlibat dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pedagang kaki lima, toko-toko kelontong, dan usaha rumahan yang menyediakan berbagai barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan juga wilayah sekitarnya. Banyak pelaku UMKM yang masih menggunakan teknologi konvensional dalam proses produksi mereka. Salah satu permasalahan yang dihadapi UMKM di wilayah ini adalah minimnya pemahaman tentang penggunaan teknologi modern, seperti perangkat lunak desain atau teknologi manufaktur yang efisien, membatasi kemampuan mereka untuk menghasilkan produk berkualitas dan bersaing dengan produk dari luar daerah atau impor. Tujuan yang ingin ddicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan berwirausaha kepada para pemuda untuk mengatasi tantangan dan meningkatkan kreatifitas dalam berwirausaha. Selain itu tujuan lainnya adalah membantu untuk menciptakan kreativitas pemuda-pemuda dalam mengisi waktu dengan mengembangkan home industri yang optimal dan berdaya saing. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan dengan metode pemaparan dan simulasi optimasi pemakaian bahan baku menggunakan aplikasi POM-QM. Selanjutnya tim PKM membuat instrumen kuesioner sebagai bahan evaluasi dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarkat ini. Dari 38 peserta pengabdian yang mengisi kuesioner hasil PKM diketahui ada sekitar 60% menjawab sangat setuju, 32% menjawab cukup setuju dan 8% menjawab setuju bahwa materi yang disampaikan sudah dipahami dengan baik oleh peserta pengabdian kepada masyarakat. Kemudian ada sekitar 68% yang sangat setuju, 20% cukup setuju dan 12% setuju bahwa Penyuluhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta. Pada instrumen berikutnya ada sekitar 80% yang sangat setuju, 16% cukup setuju dan 4% setuju bahwa perlu diadakan pelatihan yang berkelanjutan.

Kata Kunci: UMKM, Optimasi, Bahan Baku, POM-QM

Downloads

Published

2025-08-05