Transformasi Perumahan Benua Indah Menuju Green Neighbourhood Melalui Pemanfaatan Limbah Plastik
Abstract
Abstrak/Abstract
Lingkungan perumahan merupakan salah satu elemen penting dalam membentuk kualitas hidup masyarakat. Selama ini, banyak kawasan perumahan di Indonesia dibangun dengan orientasi konvensional, yakni fokus pada ketersediaan unit rumah, akses transportasi, dan sarana dasar. Namun, pendekatan tersebut seringkali mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan. Pola pembangunan yang kurang memperhatikan ruang terbuka hijau, sistem drainase alami, pengelolaan sampah, serta efisiensi energi, telah menimbulkan berbagai permasalahan seperti polusi udara, banjir lokal, dan menurunnya kenyamanan penghuni. Oleh karena itu, transformasi lingkungan perumahan konvensional menjadi green neighbourhood atau kawasan perumahan hijau menjadi sangat relevan untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Green neighbourhood merupakan konsep perumahan yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga mengintegrasikan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam desain, pembangunan, dan pengelolaannya. Transformasi ini dapat dimulai dari perencanaan tata ruang perumahan yang lebih berorientasi pada keseimbangan antara bangunan dan ruang terbuka hijau. Penambahan area vegetasi, taman komunitas, serta koridor hijau tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas udara, menjaga biodiversitas lokal, serta mengurangi efek panas perkotaan (urban heat island).
Kata kunci:Transformasi, Green Neighbourhood, Bank Sampah, Limbah Plastik