OPTIMALISASI PROSES PEMILAHAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH KERING BANK SAMPAH BENUA INDAH BERBASIS LEAN PRODUCTION
Abstract
ABSTRAK
Pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah kering, masih menjadi tantangan di kawasan perkotaan akibat meningkatnya volume sampah dan keterbatasan sistem pengelolaan yang efisien. Bank Sampah sebagai model pengelolaan sampah berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya, namun masih menghadapi berbagai kendala operasional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan sampah kering di Bank Sampah Benua Indah melalui penerapan prinsip Lean Production. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif berbasis teori dan praktik, penerapan value stream mapping, 5S, dan just-in-time, serta evaluasi dan monitoring pasca pelatihan terhadap 17 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu pemilahan hingga 30%, penurunan waktu tunggu sebesar 25%, peningkatan kualitas pemilahan hingga 70%, serta peningkatan produktivitas peserta sebesar 20%. Hasil evaluasi instrumen menunjukkan bahwa 47% peserta sangat paham dan 29% paham terhadap materi yang disampaikan, 82% peserta menilai materi sesuai dengan kebutuhan, serta mayoritas peserta menyatakan mampu mengikuti praktik, memahami manfaat pelatihan, dan menilai simulasi mudah dipahami. Penerapan Lean Production terbukti meningkatkan kinerja operasional Bank Sampah dan berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Kata kunci: Lean Production; Bank Sampah; Pengelolaan Sampah Kering; Efisiensi Operasional; Pengabdian kepada Masyarakat