Proses Pembuatan Eco Trap Lalat Buah dari Botol Bekas untuk Pengendalian Hama yang Efektif dan Berkelanjutan di Desa Bunar Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang
Abstract
Abstrak
Serangan lalat buah merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya hortikultura yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen secara signifikan. Di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pengendalian hama masih sangat bergantung pada pestisida kimia yang berisiko memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengendalian hama yang efektif, murah, dan ramah lingkungan melalui pembuatan eco trap lalat buah dari botol bekas. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan pembuatan perangkap, pendampingan penggunaan di lahan pertanian, serta evaluasi efektivitasnya. Botol plastik bekas dimanfaatkan sebagai wadah utama dengan tambahan atraktan alami yang mudah diperoleh warga setempat. Program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk fungsional. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat alat pengendali hama secara mandiri, berkurangnya populasi lalat buah di area pertanian, serta menurunnya ketergantungan pada pestisida kimia. Secara keseluruhan, pembuatan eco trap ini tidak hanya mendukung pengendalian hama yang berkelanjutan, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan limbah dan pemberdayaan masyarakat di Desa Bunar.
Kata kunci: Eco Trap, Lalat Buah, Botol Bekas, Pengendalian Hama