Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah Terintegrasi untuk Mengurangi Beban Kerja dan Risiko Kecelakaan Petugas Kebersihan di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang
Abstract
ABSTRAK
Permasalahan sampah rumah tangga di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, masih berkaitan dengan rendahnya kebiasaan pemilahan sampah dari sumber, keterbatasan sistem pencatatan, serta tingginya beban kerja petugas kebersihan akibat sampah yang tercampur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bank sampah terintegrasi sebagai model pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga, nilai ekonomi, digitalisasi pencatatan, dan perlindungan keselamatan kerja petugas kebersihan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui survei awal, koordinasi dengan mitra, penyuluhan, demonstrasi pemilahan sampah, simulasi alur bank sampah, pelatihan pencatatan manual dan digital, serta evaluasi pemahaman peserta. Kegiatan diikuti oleh 22 peserta, terdiri atas 12 laki-laki dan 10 perempuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 89,09% respons peserta berada pada kategori memahami dan sangat memahami terhadap lima kriteria evaluasi, yaitu konsep bank sampah terintegrasi, pemilahan sampah rumah tangga, manfaat ekonomi dan lingkungan, pencatatan atau digitalisasi bank sampah, serta peran masyarakat dalam mengurangi beban petugas kebersihan. Aspek tertinggi terdapat pada pemahaman manfaat ekonomi dan lingkungan, dengan 14 peserta sangat memahami dan 7 peserta memahami. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi bank sampah terintegrasi mampu memperkuat kesadaran lingkungan, membangun kesiapan sosial masyarakat, dan menjadi dasar pembentukan sistem pengelolaan sampah desa yang lebih aman, tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Kata kunci: bank sampah terintegrasi, pengelolaan sampah, pemilahan sampah, digitalisasi, risiko kecelakaan kerja.