Pemberdayaan Masyarakat Desa Bunar Melalui Pelatihan Pembuatan Filter Air Dari Limbah Plastik Untuk Pengembangan Ikm Berkelanjutan
Abstract
Abstrak
Desa Bunar, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten merupakan desa peri-urban dengan jumlah penduduk sekitar 4.200 jiwa yang menghadapi dua permasalahan mendasar: rendahnya kualitas air bersih dari sumur dangkal yang tidak memenuhi Permenkes No. 32 Tahun 2017, serta meningkatnya volume limbah plastik yang tidak terkelola secara produktif. Ketergantungan masyarakat pada sektor informal dan minimnya diversifikasi usaha menjadikan desa ini rentan terhadap ketidakstabilan ekonomi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembuatan filter air sederhana berbahan limbah plastik (botol PET dan pipa PVC bekas) sebagai solusi teknologi tepat guna sekaligus membuka peluang Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis 32 Jam Pelajaran dengan pendekatan learning by doing, workshop kewirausahaan, pendampingan pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB), serta monitoring dan evaluasi selama 6 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 23 peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dengan nilai rata-rata 74,8 (kategori Baik). Filter air yang dihasilkan mampu menurunkan turbiditas rata-rata 67,2% dan TDS sebesar 41,8%. Terbentuk satu KUB beranggotakan 7 orang yang berhasil memproduksi dan menjual 34 unit filter air pada batch pertama dengan estimasi pendapatan rata-rata Rp510.000 per anggota per bulan. Total 31,5 kg limbah plastik berhasil dimanfaatkan secara produktif. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs khususnya tujuan 3 (kesehatan yang baik), 8 (pekerjaan layak), dan 12 (konsumsi dan produksi bertanggung jawab).
Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat; filter air; limbah plastik; IKM; teknologi tepat guna; Desa Bunar