NILAI-NILAI HUMANISME DALAM PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA DAN RELEVANSINYA BAGI PENDIDIKAN KONTEMPORER
Keywords:
nilai-nilai humanis, Ki Hajar Dewantara, pendidikan kontemporerAbstract
Sejak kemerdekaan, sistem pendidikan Indonesia telah dirancang untuk tidak hanya memajukan perkembangan kognitif siswa, tetapi juga moralitas, karakter, dan kemanusiaan mereka. Globalisasi, kemajuan teknologi, persaingan akademik, dan ujian standar dapat mengarah pada penekanan pada nilai dan skor di atas nilai-nilai humanistik seperti empati, tanggung jawab, dan kebebasan berpikir. Studi ini mengkaji bagaimana gagasan-gagasan humanistik dapat diintegrasikan secara lebih efektif ke dalam kurikulum modern menggunakan tinjauan pustaka terhadap gagasan-gagasan Ki Hajar Dewantara (termasuk konsep Among, Tri Tunggal Pendidikan, dan prinsip Tut Wuri Handayani), serta relevansinya dengan kebijakan Merdeka Belajar. Tinjauan ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip humanistik Ki Hajar seperti kebebasan lahir dan batin, pengembangan potensi, pendidikan holistik, serta pemberdayaan guru dan siswa yang konsisten dengan konsep Kurikulum Merdeka.Namun, terdapat hambatan signifikan dalam implementasinya, termasuk maraknya teknik kognitif, kurangnya pemahaman guru, kurikulum yang kompleks, dan sumber daya yang tidak memadai untuk kreativitas dan dialog. Untuk memajukan cita-cita humanis, guru perlu dilatih, kurikulum harus lebih fleksibel, dan lingkungan pendidikan harus mengutamakan martabat, kebebasan berpikir, dan pengembangan karakter. Studi ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan tinjauan teoretis, tetapi juga landasan praktis bagi para pembuat kebijakan, pendidik, dan lembaga pendidikan yang berupaya memperluas peran pendidikan sebagai alat untuk memanusiakan manusia di abad ke-21.
References
Agustinova, D. E. (2020). Urgensi Humanisme dalam Pendidikan Abad ke-21. Socia:Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 17(2), 173–188.
Budiono, B. (2017). Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 7(1), 42–53. https://doi.org/10.33367/intelektual.v7i1.360
Darmawan, K. D., Liska, L. De, & Sadwika, I. N. (2024). Kemandirian Pendidikan : Eksplorasi Konsep Merdeka Belajar melalui Lensa Filsafat Pendidikan dan Pemikiran Ki Hajar Dewantara. Prospek 3.
Fadhli, R. (2025). Studi Komparatif Pemikiran Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara dalam Konteks Pendidikan Kritis. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial Dan Multidisiplin, 1(2), 105–119. https://ejournal.albahriah-institut.org/index.php/nizamiyah/article/view/42
Herti, Y. D. (2019). Jurnal kependidikan. 7(2), 157–165.
Indonesia. (2003). Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://peraturan.bpk.go.id/details/43920/uu-no-20-tahun-2003
Iwan. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Sopan Santun dalam Mewujudkan Lingkungan Pendidikan Humanis. CV Confident.
Maulana, W., & Insaniyah, S. A. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Humanis Dalam Kurikulum Pendidikan Multikultural : Tantangan Dan Peluang. XX(Ii), 39–48.
Nisa, K. (2017). Pendidikan Humanis Menurut Ki Hajar Dewantara dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Nur, M., Nurdin, I., & Jaya, I. (2023). Analisis Nilai-nilai Pendidikan Islam Humanis pada Konsep Kurikulum Merdeka : Telaah Pemikiran Abdurrahman Mas ’ ud. 3(1), 91–102.
Saputra, D. F. (2022). Pemikiran Humanisme KH. Abdurahman Wahid dan Relevansinya dengan Pendidikan islam. In IAIN Ponorogo (Vol. 5, Issue 8.5.2017).
Siti Asro Pane, Siti Maryam Pane, M. L. (2025). Perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam Bidang Pendidikan: Aktivitas, Konsep, dan Relevansinya bagi Pendidikan Nasional Indonesia. Mind, Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(2), 220–226.
Sukri, Trisakti Handayani, A. T. (2016). Analisis Konsep Pemikiran Ki Hajar Dewantara. Civic Hukum, 1(1), 33–41.
Tabrani, S. I. &. (2017). Realitas Konsep Pendidikan Humanisme dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Edukasi, 3(1), 96–113.
Wiryanto. (2021). Analisis Pendidikan Humanistik Ki Hajar Dewantara dalam Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Ki Hajar Dewantara ’ s Analysis of Humanistic Education in the Concept of an Independent Learning Curriculum. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 15(1), 33–45.




