NILAI HUMANISTIK SEBAGAI FONDASI PENDIDIKAN YANG MEMBEBASKAN
Keywords:
Nilai Humanistik, Pendidikan, KebebasanAbstract
Dalam evolusi pendidikan kontemporer, muncul berbagai metode yang berusaha memenuhi kebutuhan siswa secara lebih komprehensif. Salah satu pendekatan yang kian menarik perhatian adalah pendidikan humanistik, yaitu pendidikan yang berfokus pada manusia sebagai individu yang utuh, bukan sekadar objek pemindahan ilmu. Nilai-nilai humanistik menegaskan pentingnya menghormati martabat, potensi, dan keunikan masing-masing peserta didik sehingga pendidikan tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pertumbuhan afektif dan psikomotorik. Di tengah gelombang globalisasi dan kemajuan teknologi yang cepat, pendidikan sering terperangkap dalam pola mekanis yang menekankan pencapaian hasil akademis semata. Risiko ini dapat mengabaikan aspek kemanusiaan siswa, seperti empati, kreativitas, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Karena itu, implementasi nilai-nilai humanistik menjadi sangat krusial untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran moral, kepekaan sosial, serta mampu menghargai perbedaan. Dengan menggabungkan nilai-nilai humanistik dalam proses belajar, pendidikan dapat berfungsi sebagai ruang yang membebaskan, memanusiakan, serta mengembangkan potensi siswa sesuai dengan kodrat dan fitrahnya. Ini sejalan dengan visi pendidikan nasional, yaitu meningkatkan kecerdasan masyarakat sekaligus membentuk individu yang berkarakter, berakhlak baik, dan bermanfaat bagi masyarakat.
References
Abdullah, A., & Nurhaeni. (2020). Pendidikan humanis dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Islamic Resources, 17(2), 76–94.
Abu al-Fattah Syahrastanial, Al Milal Wa Al-Nihal (Kairo: Mustafa al-Babi al-Halabi, 1967).
Adityas, A. (2024). Sejarah Eropa zaman Renaisans. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia.
Al-Ma’ruf. (2019). Konsep pemikiran humanisme KH. Abdurrahman Wahid dan relevansinya dengan pendidikan Islam. Purwokerto: IAIN Purwokerto.
Arbayah. (2013). Model pembelajaran humanistik. Jurnal Dinamika Ilmu, 13(2), 204–220. https://doi.org/10.21093/di.v13i2.26
Asmal May, “POTENSI ENERGIK AKHLAK,” Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman 8, no. 1 (2009): 76–107, http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/al-fikra/article/view/3805.
Baharuddin, & Makin, M. (2016). Pendidikan humanistik: Konsep, teori, dan aplikasi praktis dalam dunia pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Bartolomeus, S. S., & Oscar, Y. S. S. (2013). Konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan tantangan-tantangan implementasinya di Indonesia dewasa ini. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://media.neliti.com/media/publications/12663-ID
Bertens, K. (2004). Filsafat kebebasan. Jakarta: Gramedia.
Fatonah, S. (2009). Konsep penanganan anak bermasalah menurut Alexander S. Neill dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Jurnal PAI, 4(2).
Firmansyah, E., Nasucha, Z., & Muzfirah, S. (2021). Konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan pendidikan madrasah ibtidaiyah. Al-Azkiya: Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD, 6(2), 144–161. https://doi.org/10.32505/al-azkiya.v6i2.3056
Haryanto, A.-F. (2014). Desain pembelajaran yang demokratis dan humanis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hassan Langgulung (1991), Kreativitas dan Pendidikan Islam, (Jakarta: Pustaka Al Husna, 1991), h. 230.
Idris, M. (2014). Konsep pendidikan humanis dalam pengembangan pendidikan Islam. Jurnal Miqot, XXXVIII(2), 417–434.
Ikhwan Aziz, Q., & R. F. N. (2018). Konsep pendidikan dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan pendidikan di Indonesia. Institut Agama Islam Ma’arif (IAIM) NU Metro Lampung, 3(1).
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2017). Edisi kelima. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Khairul, U. (2022). Filsafat umum. Bandung: Merdeka Kreasi.
M Taufiq Rahman, Pengantar Filsafat Sosial (Bandung: LEKKAS, 2018), file:///C:/Users/dianp/Downloads/Documents/Filsafat sosial full_pages_deleted.pdf.
Machi, L. A., & McEvoy, B. T. (2016). The literature review: Six steps to success (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.
Magenta, T. (2019). Pemikiran humanistik dalam pendidikan Islam perspektif Syed Muhammad Naquib al-Attas. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Mahfud, R. (2011). Al-Islam: Pendidikan agama Islam. Jakarta: Erlangga.
Muh. In‟amuzzahidin, “KONSEP KEBEBASAN DALAM ISLAM,” At-Taqaddum 7, no. 2 (2015): 259–276, https://journal.walisongo.ac.id/index.php/attaqaddum/article/view/1206.
Muhammad, D. H. (2020). Implementasi pendidikan humanisme religiusitas dalam pendidikan agama Islam di era revolusi industri 4.0. Jurnal Edumaspul, 4(2), 122–131.
Oktori, A. R. (2019). Urgensi pendidikan humanis religius pada pendidikan dasar Islam. Jurnal Ar-Riyadah, 3(2), 179–192.
Rahman, M. T. (2018). Pengantar filsafat sosial. Bandung: Lekkas.
Risma Dewi Hermawan Sukendar Sukendar, Aris Prio Agus Santoso, Raden Ade Rifai, (2017) “Kebebasan Berdagang Di Tengah PPKM Darurat Ditinjau Dari Sudut Pandang Sosiological
Rogers, C.R. (1983). Freedom to Learn for the 80s. Columbus: Charles Merrill Publishing Company.
Suprihatin. (2017). Pendekatan humanistik dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Jurnal Kependidikan Islam, 3(1), 82–104. http://dx.doi.org/10.24014/potensia.v3i1.3477
Syafaruddin, & Pasa, N. (2014). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Hijri Pustaka Utama.
Tafsir, A. (2011). Ilmu pendidikan Islami. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tilaar, H.A.R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.
Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Putra, D., Werla, M., & Israwan, A. (2019). Metode systematic literature review untuk identifikasi platform dan metode pengembangan sistem informasi di Indonesia. Indonesian Journal of Information Systems, 1(2), 65–78. https://doi.org/10.24002/ijis.v1i2.1916
Umiarso, Pendidikan Pembebasan Dalam Pesrpektif Barat Dan Timur (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media,2011),7.
Yanuarti, E. (2018). Pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11(2), 237–266. https://doi.org/10.21043/jupe.v11i2.3489
Zacky Al-Ghofir El-Muhtadi Rizal, Kebebasan Belajar dalam Konsep Summerhill dan Kebebasan Berpikir dalam Islam: Suatu Kajian Komparatif, (Vol. 3, No. 1, Mei 2025, pp. 18-25).
Zuriatin, Z., Nurhasanah, N., & Nurlaila. (2021). Pandangan dan perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan nasional. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 11(1). https://doi.org/10.37630/jpi.v11i1.442




