Pelatihan Pembuatan Black Garlic Sebagai Suplemen Kesehatan
Keywords:
Bawang Putih, Black Garlic, Fermentasi, Kesehatan, AntioksidanAbstract
Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pembangunan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat (PkM). Kegiatan PkM dilaksanakan oleh Dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Kimia dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, agar dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Tema PkM yang kami laksanakan, terkait pelatihan pembuatan black garlic sebagai suplemen kesehatan alami. Black garlic adalah produk fermentasi dari bawang putih segar pada suhu 60–70 0C selama 2 - 3 minggu. Pembentukan black garlic melalui fermentasi menyebabkan terjadinya reaksi kimia yang dikenal sebagai reaksi Maillard, di mana gula alami dalam bawang putih mengalami karamelisasi. Hasilnya adalah perubahan warna menjadi hitam, serta munculnya senyawa baru yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Black garlic memiliki rasa yang lebih manis dan lembut daripada bawang putih biasa, tidak menimbulkan bau mulut yang kuat seperti bawang putih dan dapat dikonsumsi secara langsung atau ditambahkan ke dalam masakan sebagai bumbu atau penyedap rasa. Black garlic bermanfaat bagi kesehatan, karena memiliki kandungan antioksidan tinggi, sifat antiinflamasi, dan antimikroba. Pelatihan dilaksanakan di SMA Islam Cikal Harapan, Tangerang Selatan, berupa penyuluhan dan praktik langsung dengan metode produksi sederhana menggunakan rice cooker. Kegiatan PkM dilakukan di SMA Islam Cikal Harapan Kota Tangerang Selatan. Pada saat kegiatan, siswa/siswi menunjukan antusiasme tinggi dan tertarik untuk membuat black garlic karena mudah dan bermanfaat bagi kesehatan. Proses pembuatan black garlic tidak hanya mudah tetapi juga memungkinkan masyarakat untuk menciptakan suplemen kesehatan alami dari rumah.
References
[1] Arifin, R., et al. (2021). "Strategi pengembangan UMKM berbasis produk kesehatan alami." Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(3), 289-300.
[2] Choi, I. S., et al. (2014). "Health benefits of black garlic: Bioactivity and production process." Journal of Agricultural and Food Chemistry, 62(14), 3347– 3353.
[3] Daily Garlic. (Include the specific article title or page title if available). Retrieved from https://daily-garlic.com/491
[4] Departemen Perdagangan RI. (2020). Analisis Potensi Ekspor Produk Olahan Bawang Putih. Jakarta: Kemendag
[5] Dinas Kesehatan Tangerang Selatan. (2023). Laporan Kesehatan Wilayah Tangerang Selatan. Tangerang: Dinkes Tangsel.
[6] Kementerian Kesehatan RI. (2022). Panduan Hidup Sehat. Jakarta: Kemenkes RI.
[7] Kim, J. H., et al. (2017). "Beneficial effects of black garlic on health: A review." Journal of Food and Drug Analysis, 25(1), 62-70.
[8] Nurhayati, S., et al. (2020). "Pelatihan pembuatan black garlic sebagai upaya pemberdayaan masyarakat." Jurnal PKM Indonesia, 3(2), 45-52.
[9] Qiao, X., Sun-Waterhouse, D., Zhang, B., Zheng, Z., & Qiu, Z. (2020). Formation, nutritional value, and enhancement of characteristic components in black garlic: A review for maximizing the goodness to humans. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 19(2), 801-834.
[10] Sukardi, A. (2022). "Peluang bisnis black garlic untuk usaha rumahan." Majalah Wirausaha Indonesia, 8(5), 10-13.
[11] Wahyuni, R., & Lestari, D. (2019). "Inovasi pangan fungsional berbasis fermentasi: Studi kasus black garlic." Jurnal Teknologi Pangan, 12(4), 215-223.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wiwik Indrawati, Rusnia Junita Hakim, Murni Handayani, Intan Maulida, Putra Arya, Mochammad Iqbal Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



