Edukasi Cross Culture Manajemen Dalam Kurikulum Pendidikan Untuk Meningkatkan Kompetisi Siswa SMK PGRI 1 Kota Serang
Keywords:
Cross Culture Management, Kurikulum Pendidikan, Kompetisi Global, Daya Saing SiswaAbstract
Perkembangan era globalisasi menuntut adanya kompetensi lintas budaya (cross culture competence) dalam dunia pendidikan, termasuk pada level Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi edukasi cross culture management dalam kurikulum pendidikan di SMK PGRI 1 Kota Serang sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kompetensi siswa dalam menghadapi lingkungan kerja multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi cross culture management dalam pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran kewirausahaan dan komunikasi bisnis, mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai perbedaan budaya, etika komunikasi lintas budaya, serta kemampuan adaptasi dalam situasi sosial dan profesional. Selain itu, penerapan metode pembelajaran berbasis proyek dan simulasi interaksi budaya terbukti lebih efektif dalam membangun sikap toleransi, empati, dan keterampilan kolaboratif siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi cross culture management memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi global siswa SMK, sehingga sekolah perlu memperkuat kurikulum, pelatihan guru, serta kolaborasi dengan industri dan komunitas internasional sebagai dukungan pembelajaran berkelanjutan.
Keywords : Cross Culture Management; Kurikulum Pendidikan; Kompetisi Global; Daya Saing Siswa.
References
Al-Kashmi, A. (2020). The Role of Cross-cultural Management Education in enhancing Cultural Intelligence and International Orientation. (Artikel / ResearchGate). ResearchGate
Parmigiani, D. (2022). Global competence and teacher education programmes. Cogent Education / Taylor & Francis. Taylor & Francis Online
de Almeida Bizarria, F. P. (2024). Narratives on the curricularization of cross-cultural management. Frontiers in Education. Frontiers
UNESCO. (2024). WCCAE — UNESCO Framework for Culture and Arts Education. (PDF). UNESCO
OECD. (2024). Global competence (policy overview / topik). OECD Education. oecd.org
OECD. (2020). Handbook — PISA 2018 Global Competence. OECD Publishing (dokumen pedoman penilaian global competence). oecd.org
Judijanto, L. (2024). A Snapshot of Indonesian Vocational Education: challenges and reform. INJOE (Indonesian Journal of Education). Injoe
Misbah, Z., Gulikers, J., Dharma, S., & Mulder, M. (2023). Evaluating competence-based vocational education in Indonesia. JUPENSI / Jurnal Pendidikan. Journals Hub
Aryawan, F. N. (2023). Overcoming the Challenges of Vocational Education in Indonesia. Journal of Professional Learning & Educational Development. digitalpress.gaes-edu.com
Novitasari, Sela, Bambang Permadi, Indar Riyanto, and Halifah Tusadiah. “Implementasi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Brand Image Bakpia Wong Jogja” 18, no. 4 (2025).
Punuh, G. (2023). Vocational Education Management: Multi-Case Study at SMK Centers. IJITE / Jurnal Penelitian. ijite.jredu.id
Setiawan, A. (2024). Digital maturity models and instruments for vocational high schools. Jurnal Pendidikan Vokasi (UNY). UNY Journal
• Costa, J. (2024). Global competences and education for sustainable development. Educational Research / Springer. SpringerLink
• (Peneliti lokal). (2025). Cross-Cultural Competence in Multicultural Education in Indonesian and New Zealand High Schools. (ResearchGate / preprint). ResearchGate
• Fitayanti, S. (2023). Fostering Cross-Cultural Competence: The role of English education in preparing management students. TELL-US Journal. PGRI Sumatera Barat Journal
• GlobalLearning / Analisis PISA (2021). Utilizing PISA results on student global competence. (interpretasi dan aplikasi hasil PISA). Institute for Global Learning
• UNESCO. (2022). Higher Education Global Data Report (working document, May 2022) — konteks data pendidikan global yang relevan untuk kebijakan kompetensi. right-to-education.org
• Ranu, M. E. (2025). Improving the Competitiveness of Vocational School Graduates through Local Wisdom Integration. Jurnal EduScience (Universitas Lampung / 2025). Portal Jurnal Universitas Labuhanbatu
• (Artikel). Cross-Cultural Online Education: Benefits, Challenges, and Strategies. OLER / Foundae Journal (2022–2024). journal.foundae.com
• Interes Journals. (2023). Cross-Cultural Management: Insights and Innovations in International Business. (artikel ringkasan / review). Interes Journals
• SCIRP. (2025). Applying Hofstede's Cultural Dimensions in Education (review & aplikasi teori budaya pada konteks pendidikan). SCIRP
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
-
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).
Hak cipta dalam layout dan desain website Jurnal Dedikasi Abdi Masyarakat ada pada penerbit.






