Penguatan Literasi Digital sebagai Upaya Membangun Etika dan Kecakapan Komunikasi Digital Siswa SMA Negeri 1 Jawilan Kabupaten Serang
Keywords:
literasi digital, etika komunikasi, kecakapan digital, siswa SMA, pengembangan kompetensiAbstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memberikan perubahan signifikan terhadap pola komunikasi generasi muda. Media sosial menjadi sarana utama bagi siswa untuk memperoleh informasi, berinteraksi, dan mengekspresikan diri. Namun, penggunaan media digital yang tidak disertai literasi digital yang memadai dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penggunaan bahasa yang kurang santun, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, perundungan siber, serta komunikasi yang berpotensi menimbulkan konflik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital sebagai upaya membangun etika dan kecakapan komunikasi digital siswa SMA Negeri 1 Jawilan Kabupaten Serang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi komunikasi digital, dan refleksi. Materi meliputi literasi digital, etika komunikasi, pemilihan bahasa yang tepat, berpikir kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta kesadaran terhadap jejak digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya etika serta tanggung jawab dalam berkomunikasi melalui media digital. Siswa juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi bentuk komunikasi yang berpotensi menimbulkan konflik serta menyusun respons digital yang lebih santun, konstruktif, dan sesuai konteks. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kecakapan digital siswa dan membentuk perilaku komunikasi yang etis, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan akademik maupun sosial.
References
Fadhilah, M. N., Maryanti, R., Wulandary, V., & Irawan, A. R. (2022). The effect of digital literacy on social media ethics. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 3(1), 44–52. https://doi.org/10.26874/jakw.v3i1.121
Harrison, T., & Polizzi, G. (2022). (In)civility and adolescents’ moral decision making online: Drawing on moral theory to advance digital citizenship education. Education and Information Technologies, 27, 3277–3297. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10710-0
Mabruri, M., Baili, B., Yanti, E., Khamim, S., & Noviriani, N. (2024). Literasi digital dan etika bermedia sosial perspektif Islam: Hubungannya dengan sikap kritis dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran PAI daring. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.53608
Nurjuman, H., & Priana, R. Y. S. (2025). Digital literacy and social media awareness among adolescents: A case study on adolescents in Serang City. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(3), 1353–1361. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i3.583
Pamungkas, P. D. A., Oetomo, R. K., & Septianingsih, N. (2024). Digital ethics perception of STARKI’ students during the COVID-19 endemic. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika, 9(3).
Perdana, R., Yani, R., Jumadi, J., & Rosana, D. (2019). Assessing students’ digital literacy skill in senior high school Yogyakarta. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 8(2), 169–177. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v8i2.17168
Purnama, S., Ulfah, M., Machali, I., Wibowo, A., & Narmaditya, B. S. (2021). Does digital literacy influence students’ online risk? Evidence from COVID-19. Heliyon, 7(6), e07406. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07406
Ratri, S. Y., & Aviyanti, L. (2025). Unlocking digital literacy in Indonesia: Insights from the use of social media platforms. Jurnal Prima Edukasia, 13(1), 191–200. https://doi.org/10.21831/jpe.v13i1.83433
Retnowati, P., Fajrie, N., & Fakhriyah, F. (2025). The effect of digital literacy on social media ethics of Junior High School 2 Jekulo Kudus students. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 6579–6587. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.25524
Sari, D. I., Rejekiningsih, T., & Muchtarom, M. (2020). Students' digital ethics profile in the era of disruption: An overview from the internet use at risk in Surakarta City, Indonesia. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 14(3). https://doi.org/10.3991/ijim.v14i03.12207
Hidayat, A., Salim, R. F., Ilyas, I., & Suherman, F. (2024). Program literasi digital dan etika media sosial bagi pelajar. Jurnal Pengabdian Tri Bhakti, 6(1). https://doi.org/10.36555/jptb.v6i1.2288
Pamungkas, P. D. A., Rusmawan, U., Indrawan, H. E., & Hati, K. (2024). Menghadapi isu etika dalam media digital melalui peningkatan digital ethics. Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 31–37. https://doi.org/10.34148/komatika.v4i1.797
Haerani, R., Pramadjaya, A., & Prasetiana, J. (2026). Improving high school students digital literacy through digital ethics and skills education. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(2). https://doi.org/10.35568/abdimas.v9i2.7767
Rahajeng, H., & Rahman, F. (2026). Pelatihan literasi dan etika digital bagi siswa SMK Sasmita Jaya 1 dalam menyaring informasi di media sosial. Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.37090/jm-pkm.v5i1.3680
Mustari, U. A., & Sari, S. P. (2025). Penguatan literasi digital berbasis etika bermedia sosial sebagai strategi pengembangan SDM pelajar di Kalimantan Timur dalam menangkal hoaks. Nusantara Innovation Journal, 4(1), 1–20.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
-
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi-ShareAlike 4.0 Internasional (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
-
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).
Hak cipta dalam layout dan desain website Jurnal Dedikasi Abdi Masyarakat ada pada penerbit.






