Peningkatan Kesadaran Lingkungan Melalui Program Penanaman Tanaman Obat Keluarga TOGA di Desa Pemogan
DOI:
https://doi.org/10.32493/j.pdl.v8i2.56500Keywords:
Tanaman Obat keluarga, Pengabdian Masyarakat, Lingkungan BerkelanjutanAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA). Latar belakang kegiatan ini didasari oleh tingginya kepadatan penduduk yang berdampak pada berkurangnya ruang terbuka hijau serta rendahnya pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, memberikan edukasi mengenai manfaat TOGA, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga secara alami. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, sosialisasi, pelaksanaan penanaman, pendampingan, dan evaluasi. Jenis tanaman yang dibudidayakan meliputi jahe, kunyit, lidah buaya, dan serai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada lingkungan fisik dan perilaku masyarakat, ditandai dengan meningkatnya partisipasi warga dalam kegiatan penghijauan, terbentuknya kebiasaan menanam dan merawat TOGA, serta tumbuhnya potensi ekonomi berbasis tanaman herbal. Program ini juga memperkuat nilai gotong royong dan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan di wilayah perkotaan.
References
Cholehah, S. M., Syaeir, S. S. S. A., Alfitri, W., Khotimah, A. N., Ramadhan, M. R., Elviani, N., Saputra, N. A., Ella, E., Eva, E., Raifal, R., Yusli, H., Paletari, D. A., & Djabbari, M. H. (2024). Peningkatan Kemandirian Komunitas Perempuan melalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Desa Puu Lawulo Kabupaten Kolaka. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(6), 1745–1752. https://doi.org/10.54082/jamsi.1439
Dermawan, A. S., Farosanti, L., Febrianas Ula, W., Hidayah, N. B., & Zakiyah, K. (2025). Jejak Hijau TOGA Mahasiswa KKN Universitas PGRI Wiranegara di Tanah Desa Kemantrenrejo, Kabupaten Pasuruan. Jurnal Literasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 85–95.
Harahap, I. H. (2021). Analisis ketersediaan ruang terbuka hijau dan dampaknya bagi warga kota DKI Jakarta. Journal of Entrepreneurship, Management and Industry (JEMI), 4(1). https://doi.org/10.36782/jemi.v4i1.2134
Joga, N., & Antar, Y. (2009). BAHASA POHON SELAMATKAN BUMI. PT Gramedia Pustaka Utama. https://books.google.co.id/books?id=hJZAzt5sG0gC&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false
Marzuki, Vusviva, M., Duwana, R., Salfia, M., Sa’adah, R., Khairani, N., Julfan, & Abdilllah, L. (2024). Pemanfaatan Potensi Lokal Menuju Ketahanan Ekonomi dan Sosial Berbasis Pemanfaatan Potensi Alam Berupa Tanaman Obat Keluarga (TOGA). PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR, 2.
Putri, E. A., Fitriyah, N. Na., Putra, M. F. D., Fakhriyah, I. L., & Prasetya, M. B. (2025). Revitalisasi Tanaman Obat Keluarga sebagai Strategi Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat Desa. NCER, 3(1), 7–13. https://journal.unusida.ac.id/index.php/ncer/
Triwibowo, A., Sarim Karimullah, S., Alpian Muhtarom, Z., Pratomo, D., Faizin, adil, Meyra Wulandari, D., & Dwi Lestari, R. (2025). Sosialisasi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Kesehatan dan Ekonomi. DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.32332/bggy8835
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kadek Dellavia Vinata Prabandari, Putu Sri Arta Jaya Kusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat The Effect of Open Access).

















