Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Senam Aerobik dan Self-Assessment untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.32493/j.pdl.v8i2.57476Keywords:
pengabdian kepada masyarakat, senam aerobik, self-asessment, kebugaran jasmaniAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk merespons masih terbatasnya penerapan pembelajaran reflektif dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya terkait kemampuan peserta didik dalam melakukan self-assessment kebugaran jasmani. Pembelajaran PJOK di sekolah menengah umumnya masih berfokus pada aktivitas fisik dan keterampilan motorik, sementara kesadaran peserta didik terhadap kondisi kebugaran jasmaninya belum berkembang secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam menilai kebugaran jasmani secara mandiri melalui pemanfaatan senam aerobik sebagai media pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop yang melibatkan peserta didik dan guru PJOK di SMAN 1 Cipanas Lebak dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi dan praktik senam aerobik, pendampingan self-assessment kebugaran jasmani, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik terhadap konsep kebugaran jasmani serta kemampuan melakukan penilaian kondisi fisik secara mandiri menggunakan indikator sederhana, seperti denyut nadi dan indeks massa tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pendekatan assessment as learning ke dalam pembelajaran PJOK. Dengan demikian, senam aerobik berbasis self-assessment dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang reflektif, aplikatif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran kebugaran jasmani peserta didik.
References
Bailey, R., Armour, K., Kirk, D., Jess, M., Pickup, I., & Sandford, R. (2009). The educational benefits claimed for physical education and school sport: An academic review. Research Papers in Education, 24(1), 1–27. https://doi.org/10.1080/02671520701809817
Gao, Z., Hannon, J. C., Newton, M., & Huang, C. (2019). Effects of curricular activity on students’ situational motivation and physical activity levels. Research Quarterly for Exercise and Sport, 90(1), 30–40.
Kirk, D. (2013). Educational value and models-based practice in physical education. Educational Philosophy and Theory, 45(9), 973–986. https://doi.org/10.1080/00131857.2013.785352
Kirk, D. (2013). Educational value and models-based practice in physical education. Educational Philosophy and Theory, 45(9), 973–986. https://doi.org/10.1080/00131857.2013.785352
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
López-Pastor, V. M., Kirk, D., Lorente-Catalán, E., MacPhail, A., & Macdonald, D. (2013). Alternative assessment in physical education: A review of international literature. Sport, Education and Society, 18(1), 57–76. https://doi.org/10.1080/13573322.2012.713860
Panadero, E., & Alonso-Tapia, J. (2013). Self-assessment: Theoretical and practical connotations. Educational Psychology Review, 25(4), 551–576. https://doi.org/10.1007/s10648-013-9238-1
Siedentop, D., Hastie, P. A., & van der Mars, H. (2011). Complete guide to sport education (2nd ed.). Human Kinetics.
Widodo, A., & Winarno, M. E. (2020). Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran PJOK di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(2), 123–132.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ubaedi Ubaedi, Rahmat, Aidil, Nurhidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat The Effect of Open Access).

















