Penguatan Literasi Digital Siswa SMK Melalui Pelatihan Partisipatif Konsep Dasar Jaringan Komputer
DOI:
https://doi.org/10.32493/j.pdl.v9i1.65219Keywords:
digital literacy, computer networks, participatory training, vocational educationAbstract
Transformasi digital menuntut siswa Sekolah Menengah Kejuruan memiliki literasi digital yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga pemahaman terhadap infrastruktur jaringan dan keamanan informasi. Hasil identifikasi kebutuhan di SMK Informatika Ciputat menunjukkan masih perlunya penguatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar jaringan komputer, perangkat jaringan, topologi, komunikasi data, dan keamanan jaringan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi digital siswa melalui pelatihan konsep dasar jaringan komputer. Pelaksanaan menggunakan Participatory Training Model yang dipadukan dengan pendekatan experiential learning melalui ceramah interaktif, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan praktik sederhana. Evaluasi dirancang menggunakan pre-test, post-test, observasi, diskusi, dan kuesioner kepuasan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif selama penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, dan praktik. Materi jaringan komputer juga diintegrasikan dengan pengenalan keamanan informasi, sehingga peserta memperoleh pengalaman pembelajaran yang menghubungkan aspek teknis jaringan dengan penggunaan teknologi secara aman. Berdasarkan bukti yang terdokumentasi, capaian kegiatan terutama terlihat pada proses pembelajaran, keterlibatan peserta, dan respons positif terhadap pelatihan. Pelatihan partisipatif jaringan komputer dapat menjadi salah satu pendekatan edukatif untuk mendukung penguatan literasi digital pada pendidikan vokasi.
References
Aulia, B. W., Rizki, M., Prindiyana, P., & Surgana, S. (2023). Peran krusial jaringan komputer dan basis data dalam era digital. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, 1(1), 9–20.
Ginting, S. H. N., Martin, A., Chyan, P., Imam, C., Mardiyanto, M., Nirawana, I. W. S., Nur, M. N. A., Sanjaya, I. G. W., Siregar, M. F., & Santiari, N. P. L. (2024). Pengantar Jaringan Komputer. Mifandi Mandiri Digital.
Marwani, & Norman, E. (2025). Optimizing digital literacy to elevate graduate quality in Islamic junior high schools. Journal of Educational Management Research, 4(3), 967–979. https://doi.org/10.61987/jemr.v4i3.839
Nasar, A., Malelak, M. L., Jehane, P. T., & Nasaruddin, N. (2026). Model experiential learning dalam peningkatan kompetensi siswa dan kualitas layanan room attendant di Edotel SMKN 3 Kupang. Journal of Responsible Tourism, 5(3), 1779–1796.
Perez, C., Khasanah, F. N., Ismiyanti, Y., & Herman, H. (2025). Curriculum innovation and technology-based learning for digital skills in vocational education. Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, 4(1), 94–104.
Rafizah, Khairani, N., Silitonga, Z. S., Ampera, D., & Bahri, H. (2026). Urgensi literasi digital dalam membangun ekosistem pendidikan modern: Studi literature review. CAHAYA: Journal of Research on Science Education, 4(1), 49–60.
Salsabila, F., Daviza, T. P., Istiqomah, K., Ibadillah, Z., Ikhsan, M., Iryani, E., & Asafri, H. (2025). Membangun kecakapan literasi digital di era disinformasi: Telaah teoritis dan implikasinya pada perguruan tinggi. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(5), 7116–7135.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sutrisno Sutrisno, Syndhe Qumaruw Syty, Okta Irawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat The Effect of Open Access).

















