STUDI LITERATUR: PENGARUH KELAS SOSIAL DALAM FENOMENA FAST FASHION BERDASARKAN TEORI KARL MARX

Authors

  • Aulia Kamalia Universitas Pamulang

Keywords:

Kelas Sosial, Fast Fashion, Karl Marx

Abstract

Penelitian  ini membahas mengenai pengaruh kelas sosial dalam fenomena fast fashion dengan berdasarkan kepada teori kelas sosial Karl Marx, adanya dampak yang ditimbulkan dari fenomena fast fashion yang berhubungan dengan kelas sosial menjadi latar belakang dari penelitian kali ini. Penelitian kali ini bertujuan untuk melihat  pengaruh kelas sosial dan perilaku konsumtif dalam pembelian produk fast fashion dan pengaruh kelas sosial dalam fenomena fast fashion pada kaum proleter. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data dengan tujuan untuk menggambarkan hasil temuan penelitian atas beberapa artikel jurnal yang ditemukan. Keimpulan yang didapat adalah bahwa Kelas sosal memiliki pengaruh yang besar dalam seseorang memutuskan untuk membeli atau tidaknya sebuah produk fast fashion. Pemebelian produk fast fashion didorong oleh perilaku konsumtif sehingga berdampak buruk karena pemenuhan kebutuhan bukan berdasarkan tindakan rasional. Pembelian produk fast fashion dilakukan juga karena ingin diakui oleh orang lain atau karena ingin masuk ke kelas sosial tertentu. Perbedaan kelas yang ada membuat terjadinya pengekspolitasian pekerja, terjadinya dampak buruknya dari fenomena fast fashion. Fenomena fast fashion membuat para kaum borjuis selaku pemilik alat-alat produksi dan modal untuk mendapatkan keuntungan sebesar mungkin dengan biaya produksi sekecil. Pemenuhan kebutuhan buruh yang tidak dilakukan berupa gaji dan tanggungan keselamatan kerja buruh menjadi dampak yang dilihat juga dari fenomena fast fashion  ini.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Kamalia, A. (2025). STUDI LITERATUR: PENGARUH KELAS SOSIAL DALAM FENOMENA FAST FASHION BERDASARKAN TEORI KARL MARX. NAGARA : Jurnal Ilmu Administrasi, Pemerintahan Dan Politik, 1(1), 38–45. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/nagara/article/view/49963