PERSPEKTIF IMMANUEL KANT TERHADAP PENERAPAN ETIKA DALAM PENDIDIKAN
Keywords:
Etika Kantian, Pendidikan Moralitas, Etika DeontologiAbstract
Jurnal ini membahas perspektif Immanuel Kant terhadap penerapan etika dalam pendidikan, yang menjadi topik penting di tengah krisis moral pada peserta didik yang diakibatkan karena dampak dari arus globalisasi. Pendidikan yang berdasarkan etika akan mampu membentuk karakter dan moralitas pada individu, karena pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar mewujudkan manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, cakap, dan bertanggung jawab. Dalam pemikiran Immanuel Kant, pada teori deontologi, menjelaskan bahwa perbuatan baik manusia seharusnya atas dasar kewajiban moral yang universal, tanoa memandang konsekuensinya. Jurnal ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan,jenis penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data seperti analisis berbagai literatur, jurnal, dan artikel ilmiah untuk memahami pemikiran etika Kant dalam pendidikan. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa penerapan etika Immanuel Kant dalam pendidikan dapat membantu peserta didik untuk membentuk karakter moral yang kuat, toleransi, tanggung jawab, dan memiliki rasa kasih sayang. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa etika Immanuel Kant dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih kritis dan rasional di lingkungan pendidikan, hal ini dapat membantu peserta didik agar mampu menjadi individu yang bermoral dan beerintegritas. Dengan adanya nilai-nilai etika Kant dalam pendidikan, diharapkan pendidikan tidak hanya menghasilkan generasi cerdas dalam akademis, tetapi juga harus memiliki moral yang tinggi. Dengan hal ini diharapkan stakeholder pendidikan dapat mampu menerapkan prinsip-prinsip etika Immanuel Kant dalam proses pembelajaran guna menciptakan penerapan nilai moral yang efektif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, Jurnal Ilmiah Teknik Kimia recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
Jurnal Ilmiah Teknik Kimia is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
YOU ARE FREE TO:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

