PERSPEKTIF IBNU RUSYD TENTANG KEBEBASAN BERPIKIR DALAM KONTEKS TRANSFORMASI DIGITAL DI ERA MODEREN
Keywords:
Kebebasan Berpikir, Era Digital, Media SosialAbstract
Di era digital, kebebasan berpikir menghadapi tantangan baru. Penyebaran berita palsu (hoax), algoritma media sosial yang menciptakan gelembung filter, dan pembatasan akses informasi oleh negara atau perusahaan teknologi telah mempersempit ruang kebebasan berpikir. Fenomena ini mempengaruhi masyarakat untuk mengambil keputusan secara rasional dan menumbuhkan sikap kritis. Di sisi lain, teknologi juga membuka peluang perluasan akses informasi apabila dimanfaatkan secara bijak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep kebebasan berpikir menurut Ibnu Rusyd dan relevansinya dalam menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan analisis literatur, baik karya Ibnu Rusyd maupun kajian modern mengenai tantangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Ibn Rusyd seperti rasionalitas, dialog terbuka dan kebebasan berpendapat dapat menjadi pedoman dalam menghadapi era digital.
