ANALISIS HUBUNGAN KRISIS IDENTITAS PADA REMAJA DENGAN TEORI ANOMIE EMILE DURKHEIM

Authors

  • Daniel Arnold Ferrero Sinabutar Universitas Pamulang

Keywords:

Krisis Identitas, Media Sosial, Teori Anomie Emile Durkheim, Remaja

Abstract

Saat ini media sosial hampir digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Teknologi berkembang dengan cepat dan kebanyakan generasi muda dengan cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Hal ini memperkuat masalah sosial yang telah ada yaitu krisis identitas yang dialami para remaja. Dengan arus informasi yang begitu cepat dan luas, tidak semua remaja merenungkan kembali informasi-informasi apa yang telah diterima dirinya. Di masa pencarian jati diri, remaja dapat mengadopsi nilai-nilai yang kurang realistis atau nilai-nilai yang bertolakbelakang dengan nilai-nilai tradisional atau nilai-nilai lama.  Karena masalah krisis identitas remaja telah ada sebelum era digital, fenomena krisis identitas di era digital dapat dijelaskan dengan teori anomie dari pemikiran Emile Durkheim. Penelitian menggunakan studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk memahami krisis identitas dengan teori anomie yang dikemukakan oleh Emile Durkheim.  Krisis identitas sangatlah krusial pada tahapan pekembangan remaja sehingga hal ini menjadi perhatian para masyarakat khususnya orang tua. Dengan jurnal ini, diharapkan pembaca mendapat gambaran mengenai hubungan krisis identitas yang terjadi pada era modern.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Sinabutar, D. A. F. (2025). ANALISIS HUBUNGAN KRISIS IDENTITAS PADA REMAJA DENGAN TEORI ANOMIE EMILE DURKHEIM. NAGARA : Jurnal Ilmu Administrasi, Pemerintahan Dan Politik, 1(1), 84–90. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/nagara/article/view/50153