PERSPEKTIF TEORI FEMINISME DALAM MENGHADAPI KETIDAKSETARAAN GENDER
Keywords:
Feminisme, Ketidaksetaraan Gender, Kesenjangan GenderAbstract
Ketidaksetaraan gender merupakan masalah yang kompleks dan beragam yang masih menjadi masalah besar, yang mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, ekonomi, dan politik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk ketidaksetaraan gender yang ada, menganalisis strategi yang diusulkan oleh teori feminisme untuk mengatasi masalah ini, dan mengeksplorasi tantangan yan g dihadapi oleh gerakan feminis saat memperjuangkan kesetaraan gender di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terjadi kemajuan dalam partisipasi perempuan dalam pendidikan dan dunia kerja, kesenjangan gender masih terlihat jelas, terutama dalam hal akses ke pendidikan tinggi, upah yang setara, dan representasi dalam posisi kepemimpinan. Untuk mengatasi ketidaksetaraan ini, teori feminisme menawarkan berbagai strategi, seperti pendidikan sensitif gender, dan pemberdayaan ekonomi. Namun, gerakan feminis masih menghadapi tantangan seperti blackflash dari masyarakat dan kurangnya dukungan pemerintah. Studi kasus terbaru, seperti kasus Aice menunjukkan bahwa perlindungan hukum dan program pendidikan yang lebih inklusif diperlukan. Dengan menerapkan saran kebijakan yang komprehensif, diharapkan masyarakat akan mengurangi ketidaksetaraan gender dan menciptakan lingkungan yang lebih mendukung perempuan untuk berpartisipasi secara penuh dalam semua aspek kehidupan mereka. Diharapkan bahwa penelitian ini akan membantu memahami dan mengatasi ketidaksetaraan gender dengan mempertimbangkan teori feminisme.
