Peran Perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa: Studi Kasus Desa Palanyar

Authors

  • Fajar Murodi Ilmu Pemerintahan, Universitas Pamulang
  • Habib Putra Singgalang Ilmu Pemerintahan, Universitas Pamulang
  • Khairunnasihin Amrullah

Keywords:

Perempuan, Perencanaan, Pembangunan, Desa, Gender

Abstract

Pembangunan desa yang inklusif menuntut keterlibatan seluruh kelompok masyarakat, termasuk perempuan, guna memastikan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat keterlibatan perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Palanyar, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta memberikan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kepala Desa dan Ketua PKK, observasi partisipatif, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan di Desa Palanyar memberikan pengaruh signifikan, terutama pada isu non-fisik seperti pendidikan, kesehatan keluarga, dan perlindungan anak. Namun, partisipasi ini masih menghadapi tantangan berupa dominasi laki-laki dalam forum, hambatan kultural patriarki, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perempuan. Meskipun tidak ada regulasi khusus mengenai kuota gender, pemerintah desa menerapkan strategi non-regulatif melalui sosialisasi dan pemberian kesempatan yang sama. Kesimpulannya, partisipasi perempuan di Desa Palanyar berada pada tahap progresif namun belum optimal, sehingga diperlukan penguatan kapasitas dan pendampingan teknis yang lebih sistematis untuk mencapai pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan gender.

Downloads

Published

2025-12-12