Pengenalan Perangkat IoT Berupa Alat Monitoring Kualitas Air Berbasis Aplikasi Blynk

Authors

  • Adrian Rizky Saputro Universitas Pamulang
  • Wildan Priyadi Universitas Pamulang
  • Maulana Rizqi Sugiarto Universitas Pamulang
  • Hilalul Mulki Alfiros Universitas Pamulang
  • Hosea Armando Universitas Pamulang

Keywords:

Monitoring Kualitas Air, Internet of Things (IoT), Aplikasi Blynk, Sensor Kualitas Air, SMK Negeri 1 Kragilan

Abstract

Kebutuhan air bersih yang mendesak di Indonesia seringkali terhambat oleh kualitas sumber air yang buruk, terutama di daerah terpencil memiliki keterbatasan air bersih dan permasalahan sistem distribusi PDAM. Air sumur seringkali keruh dan tidak memenuhi standar pH, sementara kebocoran pipa PDAM dapat menyebabkan kontaminasi. Kualitas air yang tidak layak konsumsi menimbulkan risiko kesehatan. Metode tradisional untuk mengatasi masalah ini, seperti penyaringan sederhana dan pengukuran manual, memiliki keterbatasan efisiensi dan akurasi. Sebagai solusi, implementasi sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan aplikasi Blynk. Sistem ini mengintegrasikan sensor-sensor untuk mengukur kualitas air, mikrokontroler untuk pemrosesan data, dan Blynk untuk visualisasi dan kontrol secara real-time. Keuntungan utamanya adalah kemampuan untuk melakukan kontrol secara otomatis dan berkelanjutan, memungkinkan respons cepat terhadap perubahan kualitas air. Pengembangan sistem ini juga sejalan dengan konsep Smart City skala kecil. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 1 Kragilan melalui sosialisasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan IoT dalam monitoring kualitas air kepada siswa dan guru, meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka di bidang ini. Implementasi sistem monitoring berbasis IoT diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi permasalahan kualitas air.

References

[1] M. A. M. David and R. Iriana, “Pembuatan prototype alat monitoring kualitas air berbasis Internet

of Things (IoT),” Jurnal Ilmiah Teknik (JUIT), vol. 3, no. 2, pp. 92–102, 2024, doi:

10.56127/juit.v3i2.1502.

[2] K. S. Bu’u, N. Nachrowie, and E. Sonalitha, “Monitoring kualitas air pada aquarium berbasis

Internet of Things (IoT),” Blend Sains Jurnal Teknik, vol. 2, no. 2, pp. 184–190, 2023, doi:

10.56211/blendsains.v2i2.321.

[3] R. Alfia, A. Widodo, N. Nurhayati, and N. Kholis, “Sistem monitoring kualitas air pada sistem

akuaponik berbasis IoT,” Jurnal Teknik Elektro, vol. 10, no. 3, pp. 707–714, 2021, doi:

10.26740/jte.v10n3.p707-714.

[4] F. Chuzaini and D. Dzulkiflih, “IoT monitoring kualitas air dengan menggunakan sensor suhu, pH,

dan Total Dissolved Solids (TDS),” Jurnal Inovasi Fisika Indonesia (IFI), vol. 11, no. 3, pp. 46–

56, 2022.

[5] A. Zamzami, O. Fransisco, I. Irwan, and M. I. Nugraha, “Sistem monitoring kualitas air tambak

udang berbasis Internet of Things (IoT),” Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan

(SNITT), vol. 1, pp. 1–7, 2021.

[6] T. Rikanto and A. Witanti, “Sistem monitoring kualitas kekeruhan air berbasis Internet of Thing,”

Jurnal Fasilkom, vol. 11, no. 2, pp. 87–90, 2021, doi: 10.37859/jf.v11i2.2714.

[7] N. N. Aini, D. Siswanto, and G. Priyandoko, “Monitoring kualitas air pada cooling tower untuk

mendukung pengendalian proses blowdown berbasis Internet of Things (IoT),” SinarFe7, vol. 4,

no. 1, pp. 107–111, 2021.

[8] M. Yusri, Y. Maulita, and H. Sembiring, “Penerapan IoT dalam monitoring dan pengendalian

kualitas air,” Repeater: Publikasi Teknik Informatika dan Jaringan, vol. 2, no. 4, pp. 231–242,

2024, doi: 10.62951/repeater.v2i4.250.

[9] N. Aziezah, W. Sholihah, I. Novianty, M. Romadhona, and A. Mardiyono, “Sipekernik: Sistem

pemantau kekeruhan air dan pengairan pada akuaponik menggunakan sensor turbidity, LDR dan

water level,” JTIM: Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia, vol. 4, no. 4, pp. 261–271, 2023.

[10] A. Lestari and A. Zafia, “Penerapan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things,”

LEDGER: Journal Informatic and Information Technology, vol. 1, no. 1, pp. 17–24, 2022, doi:

10.20895/ledger.v1i1.776.

[11] H. Qulub, S. A. Wibowo, and A. Faisol, “Rancang bangun sistem monitoring kelayakan air minum

berbasis IoT menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto,” Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, vol.

7, no. 5, 2023.

[12] H. Hariyadi, M. Kamil, and P. Ananda, “Sistem pengecekan pH air otomatis menggunakan sensor

pH probe berbasis Arduino pada sumur bor,” Rang Teknik Journal, vol. 3, no. 2, pp. 340–346, 2020.

[13] R. S. Utami and Roslidar, “Sistem kendali dan pemantau kualitas air tambak udang berbasis

salinitas, suhu, dan pH air,” Journal of Informatics, Information System, Software Engineering and

Applications (INISTA), vol. 8, no. 1, pp. 43–48, 2023.

[14] I. Vipriyandhito, A. P. Kusuma, and D. F. H. Permadi, “Rancang bangun alat monitoring kualitas

air pada kolam ikan koi berbasis Arduino,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 6,

no. 2, pp. 875–879, 2022, doi: 10.36040/jati.v6i2.5768.

[15] D. Ansarullah and H. Nurwarsito, “Monitoring kualitas air pada tambak udang berbasis Internet of

Things dengan protokol komunikasi ZigBee,” Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu

Komputer, vol. 6, no. 2, pp. 615–624, 2022.

Downloads

Published

29-05-2026