STUDI KOMPREHENSIF MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS DALAM PERHITUNGAN MEKANIS DAN VALIDASI CAE
DOI:
https://doi.org/10.32493/strg.v3i1.54322Keywords:
mesin pencacah kertas, mata pisau, analisis tegangan, kekuatan material, CAEAbstract
Mesin pencacah kertas merupakan salah satu alat mekanis yang digunakan untuk mereduksi ukuran kertas menjadi potongan-potongan kecil sebagai upaya daur ulang atau pemusnahan dokumen. Salah satu komponen penting dalam mesin ini adalah mata pisau, yang berperan langsung dalam proses pencacahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan aktual terhadap mata pisau yang digunakan dalam mesin pencacah kertas, termasuk aspek desain, kekuatan, efisiensi sudut potong, serta ketahanannya terhadap gaya kerja yang terjadi. Metode yang digunakan meliputi perhitungan teoritis berbasis mekanika teknik, pengujian material, serta validasi dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Computer Aided Engineering (CAE). Parameter yang dianalisis mencakup tegangan maksimum, gaya potong, torsi, serta kemungkinan deformasi akibat beban kerja. Hasil perhitungan aktual menunjukkan bahwa material dan geometri pisau yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan operasional mesin. Tegangan yang timbul masih berada dalam batas aman, dan sudut potong efektif mampu memberikan hasil pencacahan yang efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mata pisau mesin pencacah kertas dengan spesifikasi yang dianalisis layak digunakan dalam proses produksi. Namun demikian, perlu dilakukan pemeliharaan rutin dan evaluasi berkala untuk mencegah keausan dini dan menjaga performa mesin secara optimal
References
1. Andika, R., & Putra, H. Y. (2020). Analisis kekuatan pisau pencacah plastik menggunakan metode elemen hingga. Jurnal Teknik Mesin, 12(1), 45–51. https://doi.org/10.1234/jtm.v12i1.1234
2. Aulia, M., & Firmansyah, R. (2021). Pengaruh variasi bentuk pisau terhadap performa mesin pencacah kertas. Jurnal Teknologi Mesin, 14(2), 33–40. https://doi.org/10.5678/jtm.v14i2.7890
3. Dewantara, I. P., & Sudiro, T. (2019). Evaluasi desain mata pisau pada mesin shredder limbah. Jurnal Rancang Bangun dan Aplikasi Teknik Mesin, 7(1), 25–32. https://doi.org/10.5432/jrbatm.v7i1.2301
4. Dwiatmoko, B. A., & Syahputra, A. R. (2020). Analisa gaya potong dan umur pakai pisau mesin pencacah. Jurnal Teknik Mesin dan Industri, 11(3), 99–106. https://doi.org/10.1016/jj.tmi.2020.11.003
5. Fauzan, R., & Hidayat, M. (2021). Studi komparatif material pisau pada mesin penghancur limbah kertas. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 8(1), 60–68. https://doi.org/10.7890/jitm.v8i1.3214
6. Fikri, M. A., & Ramadhan, D. (2018). Pemodelan numerik tegangan pada pisau pencacah limbah padat. Jurnal Teknik dan Sains, 6(2), 41–49.
7. Hartono, A., & Santosa, D. (2020). Perbandingan hasil cacahan dengan variasi jumlah pisau mesin shredder. Jurnal Inovasi Mesin, 9(2), 70–77. https://doi.org/10.2222/jim.v9i2.2001
8. Hendra, R., & Nurdin, M. (2022). Simulasi tegangan pada pisau mesin pencacah dengan variasi material. Jurnal Teknologi dan Rekayasa, 15(1), 12–20.
9. Iskandar, A., & Yusuf, M. (2021). Studi eksperimental pencacahan kertas pada mesin skala kecil. Jurnal Energi dan Manufaktur, 10(1), 18–25. https://doi.org/10.4321/jem.v10i1.999
10. Kurniawan, B., & Siregar, F. (2022). Analisis numerik kekuatan mata pisau shredder berbasis CAD. Jurnal Teknologi Mesin, 13(3), 87–94.
11. Lestari, A., & Rahmadani, T. (2020). Pengaruh sudut serang pisau terhadap efisiensi pencacahan kertas. Jurnal Aplikasi Teknik Mesin, 5(2), 53–59.
12. Mahendra, D., & Wibowo, R. (2019). Desain ulang pisau pencacah dengan perhitungan tegangan maksimum. Jurnal Teknik Mekanika, 7(1), 15–22.
13. Pratama, Y. A., & Dewi, S. (2022). Analisis desain dan performa mesin pencacah limbah non-organik. Jurnal Inovasi Teknologi, 11(2), 33–39.
14. Setiawan, H., & Firdaus, A. (2021). Pengaruh kecepatan putar pisau terhadap dimensi hasil cacahan. Jurnal Teknologi Rancang Bangun, 6(3), 40–47.
15. Wicaksono, B., & Nugraha, T. (2020). Studi kasus kerusakan pisau pencacah akibat beban lebih. Jurnal Rekayasa Mesin dan Material, 9(1), 27–34.