ANALISA BED MILLING MESIN FRAIS MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
DOI:
https://doi.org/10.32493/strg.v3i1.54326Keywords:
Mesin Frais, Bed Milling, Metode Elemen Hingga, Tegangan, Deformasi.Abstract
Analisis struktur rangka mesin frais (bed milling) merupakan aspek penting dalam memastikan kekakuan, kestabilan, dan ketelitian hasil proses pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kekuatan dan deformasi bed mesin frais menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method – FEM). Model tiga dimensi dibuat berdasarkan dimensi aktual mesin frais tipe medium dengan material utama besi cor FC-25, yang umum digunakan karena memiliki kekakuan tinggi dan redaman getaran yang baik. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak analisis numerik dengan pembebanan yang mewakili gaya potong maksimum pada proses milling. Parameter yang dianalisis meliputi distribusi tegangan (von Mises stress), deformasi total, dan faktor keamanan (safety factor) pada berbagai titik kritis bed mesin.Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum terjadi pada area penumpu meja kerja dan dudukan kolom utama dengan nilai masih berada di bawah batas luluh material (σ < 0,6 × σ_y). Deformasi maksimum tercatat sebesar 0,12 mm pada kondisi pembebanan ekstrem, yang masih dalam batas toleransi geometrik untuk operasi milling presisi. Nilai faktor keamanan rata-rata berada pada kisaran 2,5–3,0, menandakan desain bed cukup aman terhadap beban dinamis pemotongan. Dengan demikian, metode elemen hingga terbukti efektif dalam mengevaluasi performa struktural mesin frais dan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan desain untuk meningkatkan kekakuan serta stabilitas getaran
References
Abbas, H., Juma, D., & Jahuddin, M. R. (2020). Penerapan Metode Elemen Hingga Untuk Desain Dan Analisis Pembebanan Rangka Chassis Mobil Model Tubular Space Frame. ILTEK : Jurnal Teknologi, 15(02), 96–102. https://doi.org/10.47398/iltek.v15i02.32
Abimanyu, J. A. A., Rohmat, N., & Arif, S. (2022). Analisis Rangka Pada Mesin Pencacah Kertas Menggunakan Software Solidworks. Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 4(1), 27. https://doi.org/10.32493/jiptek.v4i1.25823
Ariansyah, R., Studi, P., Mesin, T., Teknik, F., & Yogyakarta, U. N. (2016). PROSES PEMBUATAN PLAT COVER.
Cornelia, B., Rohman, M., Agus, D., & Ratnawati, D. (2020). Analisis tegangan , deformasi , dan retak pada gas turbine blade dengan metode elemen hingga Analysisvoltage , deformation , and cracks in the gas turbine blade with hinggaack element method carburizing. Jurnal Taman …, 8(2), 47–54. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/tamanvokasi/article/view/8425
Callister, W. D., & Rethwisch, D. G. (2020). Materials Science and Engineering: An Introduction (10th ed.). Wiley.
Demattacco, F. (2024). Journal Mechanical Engineering ( JME ). Analisa Pengaruh Variasi Putaran Dan Feed Rate Dan Laju Korosi Pada Baja Karbon SedanG Journal Mechanical Engineering ( JME ). 2(3), 240–247.
Dural, H., & Ünal, H. (2012). The effect of graphite particle size on the mechanical and tribological properties of epoxy composites. Polymer Composites, 33(1), 86–94.
Hafid Abdul. (2008). Uji Awal Upgrade Mesin Frais Konvensional Menjadi Mesin Frais CNC Berbasis PC. Sigma Epsilon, 12(1), 22–28.
Heriana, H. (2019). Pengujian Ledakan Blast Explosion TNT dengan Pemodelan Menggunakan LS DYNA. Prosiding SENIATI, 1–6.
Kutz, M. (2013). Mechanical Engineers' Handbook: Materials and Engineering Mechanics (Vol. 1). Wiley.
Metode, M., & Hingga, E. (2011). 50 Analisa Tegangan-Regangan Produk Tongkat Lansia Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga Santoso Mulyadi 1. 4, 50–58.
Mulyadi, S. (2011). Analisa Tegangan-Regangan Produk Tongkat Lansia Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga. Jurnal ROTOR, 4, 1.