PENERAPAN PENCATATAN KEUANGAN DIGITAL PADA UMKM BATIK KRAKATOA CILEGON
Abstract
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian yang kontribusinya harus didukung dengan tata kelola yang baik. Namun, UMKM Batik Krakatoa Cilegon menghadapi tantangan berupa rendahnya akurasi informasi keuangan akibat sistem pencatatan yang masih manual, khususnya kesulitan dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) yang akurat.
Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (P(M)kM) ini bertujuan mendeskripsikan proses implementasi sistem pencatatan keuangan digital menggunakan aplikasi Catatan Keuangan Usaha by Ogestudio dan menganalisis dampaknya terhadap konsistensi operasional mitra. Metode pelaksanaan P(M)kM yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-partisipatif dengan empat tahapan utama: persiapan, penerapan, pengecekan, dan monitoring, yang dirancang untuk beralih dari pencatatan manual ke sistem digital yang terstruktur.
Hasil pengabdian menunjukkan bahwa digitalisasi berhasil meningkatkan pemahaman awal dan kemampuan dasar mitra dalam input data, yang pada gilirannya mampu mengurangi potensi kesalahan input. Namun, tantangan utama terletak pada konsistensi penerapan harian dan kedisiplinan mitra dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disusun. Oleh karena itu, kesimpulan program menegaskan bahwa keberlanjutan digitalisasi sangat bergantung pada komitmen mitra untuk beradaptasi, dan disarankan agar program pendampingan lanjutan difokuskan pada penguatan disiplin dan monitoring rutin.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TRIDAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


