Sosialisasi Penerapan Metode FIFO dalam Sistem Persediaan Akuntansi sebagai Strategi Pengembangan Usaha di Desa Purut
Keywords:
Akuntansi, Pengabdian Kepada masyarakat, Data Analysis, UMKM, Pelatihan, Pencatatan Laporan Keuangan., UMKMAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Purut dalam menerapkan metode FIFO (First In, First Out) pada sistem persediaan akuntansi. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha adalah pengelolaan persediaan yang masih dilakukan secara tradisional tanpa pencatatan yang teratur, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian akibat barang rusak atau kedaluwarsa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan, simulasi, dan pendampingan langsung. Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep FIFO, praktik pencatatan manual sederhana, serta diskusi berkelanjutan terkait permasalahan persediaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 78% berdasarkan hasil wawancara langsung, serta mulai diterapkannya sistem pencatatan persediaan yang lebih teratur oleh beberapa pelaku usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong UMKM menuju tata kelola persediaan yang lebih profesional dan berkelanjutan.
References
Carter, W. K., & Usry, M. F. (2014). Akuntansi biaya. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
Rahmawati, A., & Anwar, S. (2022). Penerapan metode FIFO dan LIFO dalam penilaian persediaan pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 115–124.
Suryani. (2021). Penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam pengelolaan persediaan UMKM. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 210–218.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TRIDAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


